Sosok Alberto Goncalves menjadi angin segar bagi Sriwijaya FC yang belakangan mendapat masalah yakni minimnya produktifas gol. Dalam dua laga uji coba yang sudah dimainkan sejauh ini, penyerang asal Brasil tersebut menunjukkan kelasnya dengan mencetak 6 gol dari total 13 gol yang dilesakkan anak asuh Beny Dollo ini.

Namun ketajaman Beto dinilai bak pisau bermata dua nantinya. Di satu sisi, produktifas pemain yang musim lalu bermain di Liga Malaysia ini seakan menjadi jawaban dari permasalahan tim di 2 turnamen terakhir yakni Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman. Namun di lain pihak dikhawatirkan akan membuat tim menjadi sangat bergantung dengan Beto nantinya.

“Memang Beto bermain bagus di 2 laga uji coba kemarin, namun harus diakui kualitas lawan yang dihadapi cukup jauh dibawah kita sehingga belum bisa dijadikan tolak ukur. Tetapi sebagai seorang striker, dirinya punya naluri tajam dan penyelesaiannya juga cukup baik,” ungkap Bendol saat dihubungi Minggu (24/1) sore.

Selain itu, dirinya pun menegaskan akan menggenjot barisan striker lain untuk dapat juga memberikan kontribusi kedepannya. “Saya tidak pernah meragukan kualitas pemain depan yang lain seperti TA Musafri, Airlangga Sucipto atau Rizky Dwi Ramadhana. Namun mereka juga harus terpacu dengan pencapaian Beto,” tegasnya.

Sementara itu, Beto sendiri mengaku belum puas dengan penampilannya bersama SFC sejauh ini. “Kami harus lebih kerja keras untuk meraih hasil positif di turnamen nanti, soal saya mencetak gol itu bukanlah sesuatu yang luar biasa. Saya datang ke SFC untuk memberikan kontribusi baik, sudah seharusnya seorang striker itu bikin gol yang banyak,” ungkap Beto.

Dirinya pun menyampaikan bahwa di dalam suatu tim, tugas seorang striker akan sangat bergantung dengan dukungan dari pemain lainnya. “Di SFC saat ini bukan hanya Beto saja yang wajib bikin gol, jika ada pemain lain yang punya kesempatan lebih baik, pasti akan saya support dan beri umpan. Disini ada Firman Utina, Yohanis Nabar, Batu Gatra atau yang lain juga, kami tetap akan mengedepankan kepentingan tim ketimbang pencapaian pribadi,” pungkasnya.

Artikel Terkait