PALEMBANG — Satu lagi program teranyar pemerintah provinsi Sumatera Selatan (pemprov Sumsel) untuk mensejahterahkan kehidupan masyarakat kurang mampu yakni program Bedah Kampung, yang digagas oleh Dinas Sosial Sumsel.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial Sumsel, Belman Karmuda mengatakan program bedah kampung bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia agar dapat tinggal di tempat yang layak dan sehat. “Karena rumah atau pemukiman adalah kebutuhan yang paling mendasar. Jadi kita buat program ini, agar masyarakat bisa tinggal dilingkungan yang sehat, asri dan indah,” katanya.

Dijelaskan Belman, Senin (29/8), program bedah kampung mulai berjalan tahun ini dengan menggunakan dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). “Walaupun dana kita terbatas, tetapi kita mengatur sedemikian rupa agar teraplikasikan dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, tujuan bedah kampung ini juga untuk menghidupkan kembali rasa gontong royong di dalam masyarakat. Karena dalam program tersebut, masyarakat tidak diberikan dana secara tunai melainkan berupa bantuan materil dan bahan bangunan seperti Semen, Batu Bata dan lain sebagainya. “Kita sediakan bahan bangunannya dan masyarakat bisa membangun rumah secara gotong royong, tidak untuk diupahkan pembangunannya” kata dia.

Saat ini program bedah kampung sudah berjalan di kota Palembang, tepatnya di kelurahan Karang Jaya, Gandus sebanyak 25 rumah dan kabupaten Musi Banyuasin, di kecamatak Lalan sebanyak 25 rumah yang pengerjaanya akan dimulai bulan depan. “Untuk tahun ini ada 50 rumah, sebelumnya telah diadakan survey dan penilaian, dimana kampung yang layak untuk di bedah,” jelas Belman.

Kedepannya, diakui Belman, program ini akan terus berlangsung dengan menyasar ke kabupaten lainnya. “Semoga program awal ini berhasil, dan selanjutnya akan diperbanyak lagi. Karena masyarakat masih banyak yang membutuhkan,” tutupnya. (juniara)

Artikel Terkait