Palembang – Banyak cara dilakukan Gubernur Sumsel Herman Deru menumbuhkan minat anak-anak untuk menjadi entrepreneurship sejak dini. Tadi pagi misalnya, orang nomor satu di Sumsel itu sengaja membeli hampir semua jajanan yang ditawarkan para siswa dalam acara Entrepreneur Day 2018 di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Furqon, Rabu (24/10).
Setidaknya ada 7-8 stand pedagang cilik yang disinggahinya, usai ia membuka secara resmi Entrepreneur Day 2018 SDIT Al Furqon kemarin. Pertama-tama HD menyambangi stand Toko Serabi Durian. Di stand ini HD mencicipi surabi durian yang sudah dikemas anak-anak sekolah dasar ini dengan sedemikian rupa. Sambil memesan minum, HD juga menjajal jajanan cilok buatan para siswa tersebut.
” Jadi berapa harga semuanya. Saya tadi makan cilok dan surabi durian,” tanya HD kepada siswa penjaga stand sambil menyodorkan uang seratus ribuan.
Tak pelak aksi gubernur kebanggaan wong Sumsel itu membuat anak-anak di stand-stan lain histeris. Mereka pun ramai-ramai mengerumini HD dan memaksanya mampir ke stand-stand mereka. Alhasil HD pun diajak berkeliling stand sambil berbelanja.
Selain berbelanja di stand surabi, HD juga tampak membeli jus segar alami buatan anak-anak. Selanjutnya ia juga mendatangi stand Alfarabi yang menjual jajanan bocah old and now. Di stand ini HD sempay membeli nasi uduk seharga Rp6000.
“Kegiatan ini positif sekali karena sejak dini anak-anak diajari mandiri. Harapannya tentu kita ingin anak-anak inilah yabg nantinya bisa menciptakan lapangan kerja dan usahanya sendiri usai tamat sekolah. Jadi tamat sekolah bukan mencari kerja tapi menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.
Sebelum membuka entrepreneurship day secara resmi, HD dalam sambutannya mengatakan sangat takjub dengan perkembangan SDIT Al Furqon. Menurutnya sekolah ini semakin maju dan membanggakan. HD pun berharap Al Furqon dapat memberikan sumbangsih lebih besar lagi bagi dunia pendidikan di Sumsel.
“Saya tahu betul perkembangan sekolah ini. Karena anak bungsu saya dulu sekolah disini. Luar biasa, saya sempat terdiam waktu sampai disini tadi,” ujarnya.
Melihat perkembangannya yang signifikan HD berharap Al Furqon terus agresif bergerak bila perlu sampai mendirikan Perguruan Tinggi (PT). Tak perlu banyak jurusan kata HD tapi harus unggul di bidangnya semisal komputer dan ilmu informatika yang bernuansa Islami.
Dalam kesempatan itu HD juga berpesan agar para orang tua yang hadir betul-betul waspada dalam mendidik anak, terlebih di era ya g serba digital ini.
“Anak-anak sekarang ini luar biasa cerdas. Saya pikir ini erat kaitannya  dengan asupan gizi. Kita sebagai orang tua juga harus lebib waspada dan harus menjadi pengawas terus menerus bagi anak-anak. Karena masa emas ini penting bagi kehidupannya kedepan,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu HD juga mengimbau para guru untuk mengajak anak didik gemar membaca buku. Dengan semangat membaca dan sekolah HD berharap Pendidikan Sumsel akan semakin maju.
“Sekarang ini buku sering ditinggalkan anak-anak karena dianggap jadul. Sudah kalah dengan HP dan laptop serta android. Nah ini tugas guru dan orang tua juga,” tambahnya.
Selain menggelar Entrepreneur Day 2018, kegiatan itu juga diisi dengan penyerahan hadiah bagi guru dan siswa berprestasi yang berhasil membuat beragam karya untuk membantu pengembangan anak-anak dalam belajar.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo. Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Islam Al Furqon H Djuliar Rasyid, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al Furqon Hj Desmawati serta Direktur SDIT Al Furqon Emil Rosmali dan Kepala Sekolah SDIT Agus Triyatmono. (Adv)

Artikel Terkait