PALEMBANG — Curah hujan yang cukup tinggi pada hari minggu kemarin, (21/8) mengakibatkan beberapa titik daerah rawan banjir di Kota Palembang tergenang air, salah satu contohnya di Simpang Polda yang tergenang air setinggi lutut orang dewasa selama beberapa jam.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan pemerintah terus mengupayakan pencegahan banjir agar tidak terjadi. “Itu terjadi karena intensitashujan cukup lama dari pukul 8 sore hingga 5 subuh. Tetapi upaya yang kita lakukan adalah normalisasi subgai sebgan melaksanakan gontong royong setiap pagi minggu,” jelasnya kepada media, di Griya Agung, Senin (22/8).

Selain itu, untuk pompa air tidak mengalami kekurangan dan saat ini juga sedang dibangun pompa di sungai bendung. ” Ya, genangan air yang terjadi memang banyak bermuara ke sungai bendung, selesai itu Insya Allah beres kemudian demang lebar daun juga selesai,” paparnya.

Ditambahkan Harnojoyo, pembangunan light rail transit (LRT). “Jadi kendala ada ada beberapa gorong-gorong kito yang menghubungkan kiri dan kanan ini kan tertutup, tetapi kalau sudag selesai pembangunan nanti akan kita perbaiki,” ungkap orang nomor satu di Palembang.

Sedangkan untuk persoalan listrik, dijelaskan Harnojoyo kota Palembang sudah mendapat jaminan dari PLN akan tetap normal. “Upaya kota Palembang terkait listrik, PLN telah menyupport dengan penambahan kapasitas Listrik 7×2 Megawwat di sematang borang sekaran sudang dioperasikan,” tutupnya. (juniara)

Artikel Terkait