PALI — Momen halal bihahal yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI, Senin (11/7) menjadi ajang bagi Bupati PALI, Heri Amalindo untuk mengingatkan seluruh TKS terkait masalah uji kompetensi yang digelar pada 19 Juni lalu.

“Jangan ada informasi simpang siur terkait diadakannya uji kompetensi. Rumor yang menyebut bahwa bahwa kegiatan itu untuk menghabisi TKS yang tidak milih saya pada Pilkada lalu adalah itu tidak benar,” terangnya.

Mantan Kepala Dinas PU Provinsi menegaskan kepada pegawai berstatus Tenaga Kerja Sukarela (TKS) bahwa ajang uji kompetensi adalah murni untuk menguji kemampuan.

“Yang benar adalah uji kemampuan agar kami tahu skill pegawai yang bekerja di Kabupaten PALI. Kegiatan itu juga sangat bermanfaat karena sekitar dua bulan lagi akan ada penerimaan CPNS. Kalau kita sudah mengikuti uji kompetensi, kita minimal sudah tahu dasar untuk mengikuti ujian masuk PNS,” tambahnya.

Di hadapan ribuan pegawai yang hadir, Heri Amalindo mengingatkan agar pegawai senantiasa selalu belajar dan tidak berpuas diri. “Teruslah belajar, karena kita kabupaten baru perlu mengejar ketertinggalan dan membutuhkan tenaga handal supaya kita cepat sejajar bahkan lebih maju lagi dibanding daerah lain di Sumsel ini,” ajaknya.

Acara ini sendiri dipusatkan di halaman perkantoran Bupati PALI di jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, Senin (11/7).

Selain Bupati PALI Heri Amalindo, juga hadir Wakil Bupati Ferdian Andreas Lacony, Plt Sekda Robby Kurniawan, Ketua DPRD PALI Marta Dinata MS, Wakil ketua I Darmadi Suhaimi dan seluruh kepala SKPD juga pegawai baik PNS maupun TKS.

“Kami ucapkan selamat beraktifitas kembali, tapi sebelumnya kami permohonan maaf apabila ada salah kami minta dimaafkan,” katanya. Selain itu, pihaknya mengucapkan bela sungkawa atas musibah yang menimpa gedung DPRD yang terbakar dua hari usai lebaran. “Kita turut prihatin atas terjadinya kebakaran gedung Dewan, kita akan berusaha mencari solusi untuk segera mendapatkan kantor penggantinya,” ujarnya. (yudhi)

RelatedPost