PALEMBANG — Pelatih anyar Sriwijaya FC Osvaldo Lessa mengaku cukup kaget dengan regulasi baru di kompetisi sepakbola Indonesia belakangan ini. Kewajiban memainkan 3 pemain muda selama minimal 45 menit diakuinya baru pertama kali ditemuinya dan merupakan tantangan menarik untuknya.
“Saya pikir ini sangat menarik, sekarang kami akan terus menggenjot para pemain muda SFC agar mereka nanti siap. Bukan hanya semata karena ada regulasi itu, tapi juga secara kualitas, karena nantinya tidak akan hanya bisa bergantung dengan hal itu untuk bisa bermain di lapangan,” ungkap pelatih asal Brasil ini saat ditemui di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (6/4) sore.
Di tim SFC saat ini sendiri terdapat 8 pemain yang masuk dalam kategori pemain muda U22 yakni Rangga Pratama, Dikri Yusron, Yanto Basna, Zalnando, Ichsan Kurniawan, Hendra Sandi, Maldini Pali serta Slamet Budiono. “Saya pikir semuanya punya peluang yang sama, seperti saya tegaskan di awal latihan bahwa sekarang tidak ada pemain yang pasti masuk line up, yang menunjukkan kinerja baik saat latihan itulah yang akan dipilih,” tegasnya.
Sementara itu, sekretaris tim SFC Achmad Haris mengaku baru saja mendapat pemberitahuan bahwa pelatnas timnas U22 mengalami perubahan. “Kemungkinan Zalnando yang awalnya tidak bisa kita mainkan di laga awal Liga 1 karena harus TC jangka panjang di Spanyol kini dapat bermain terlebih dulu, tentu ini kabar gembira karena di situasi normal kami sangat membutuhkan tenaganya, tetapi jika nanti ada program baru lagi dari timnas kami siap mendukungnya,” jelasnya.
Kabar terbaru memang menyebut rencana pemusatan latihan ke Negeri Matador itu akan diundur hingga setelah Hari Raya Idul Fitri sebagai persiapan Evan Dimas Darmono dkk. menghadapi kualifikasi Piala AFC U-23 2018 yang digelar Juli 2017 di Thailand.
Rencana Timnas Indonesia U-22 melakukan pemusatan latihan di Spanyol memang beberapa kali berubah jadwal. Setelah awalnya direncanakan bakal berangkat pada akhir Mei 2017 usai keikutsertaan di ISG 2017, Tim Garuda Muda dikabarkan berangkat ke Spanyol pada 15 April 2017 sebagai bentuk persiapan menghadapi ISG 2017.
“Training centre ke Spanyol akhirnya untuk persiapan kualifikasi Piala AFC U-23. Hal ini berarti TC akan diundur, kemungkinan nanti setelah Lebaran,” ujar manajer timnas U22 Endri Erawan di Jakarta, Kamis (6/4/2017).
“Awalnya ke Spanyol untuk melakukan persiapan sebelum tampil di ISG. Namun, karena kemungkinan besar batal ikut karena hari ini mereka melakukan drawing dan tidak ada kabar lebih lanjut kepada kami, pemusatan latihan ke Spanyol diundur dan diarahkan untuk persiapan kualifikasi Piala Asia U-23,” lanjutnya.
Dengan batalnya pemusatan latihan ke Spanyol pada April 2017 dan batalnya Timnas Indonesia tampil di ISG 2017, rencananya para pemain Timnas Indonesia U-22 akan dikembalikan lebih dulu ke klub masing-masing.
“Hal ini sudah dibicarakan dengan Luis Milla. Kami katakan, ISG belum ada kejelasan, pemain-pemain akan pulang dulu ke klub dan mengikuti Liga 1. Nanti mereka akan kumpul lagi saat bulan puasa karena akan ada program latihan dan uji coba pada saat itu,” ujar Endri. (dedi)

Artikel Terkait