PALEMBANG — Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumsel yang disambut baik Gubernur Sumsel H Alex Noerdin di Ruang Rapat Bina Praja, Senin (27/2).
Sebelumnya, Komisi IX DPR RI yang di Ketua oleh Wakil Ketua Dr. Saleh Partaonan Daulay mengunjungi dua Puskemas yang ada di Sumsel. Kunjungan tersebut untuk mengetahui apakah puskesmas tersebut sudah paripurna dan sudah belum terakreditasi.
Saat di temui seusai rapat bersama Gubernur Sumsel, Saleh Partaonan menyampaikan, sekarang Komisi IX DPR RI mengejar bagaimana pelayaan dari BPJS Kesehatan itu agar lebih bagus.
Menurutnya, ada tiga hal yang menjadi fundamental yang harus dikerjakan oleh BPJS Kesehatan. Pertama pelayanan, “Jadi BPJS itu harus betul-betul memberikan pelayanan yang baik sehingga masyarakat percaya untuk ikut masuk didalam BPJS Kesehatan secara mandiri. Karena tidak semua BPJS itu bisa digratiskan, oleh karena itu diperbaiki dulu pelayanan,”ujarnya.
Selanjutnya, Kepersertaan, perlu diketahui bahwa ada Rp 25 triliun sekarang yang dialokasikan negara untuk membiayai BPJS Kesehatan yang gratis itu. Ada beban yang besar Rp 25 triliun dan selalu defisit hampir 6,8 triliun tahun lalu. “Jadi kita ingin kepersertaan itu diperbaiki. Pasalnya sekarang kepersertaan cuba lihat ada yang merasa berhak untuk dapat tapi tidak dapat, mestinya dapat tapi tidak dapat. Tentu ini saya minta kepersertaannya harus diperbaiki,” ungkapnya. Begitu juga yang ketiga, lanjut
Saleh Partaonan, “jadi BPJS Kesehatan juga memikirkan sumber-sumber lain, bahwa dari sisi lain dilihat agar pembiayaan tidak terlalu mahal,”tutupnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menuturkan, bahwa dari dulu Sumsel mempunyai 3 prioritas pembangunan yaitu pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja.
Untuk pendidikan sendiri, Provinsi Sumsel sejak 2008 sudah membuat program sekolah gratis mulai dari SD, SMP, SMA. Dan baru-baru ini Pemprov Sumsel sudah melounching kuliah gratis sampai sarjana bekerjasama dengan Universitas Negeri yang ada di Sumsel.
Kemudian kesehatan, Alex mengukapkan, Pemprov Sumsel juga sejak tahun 2008 sudah mecanangkan program berobat gratis. “Bahkan, program ini merupakan Provinsi yang pertama di Indonesia dengan melayani masyarakat untuk berobat gratis,”tuturnya.
Selain itu, soal lapangan pekerjaan, lapangan kerja, kami sudah prioritaskan sebagi andalan adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-api (TAA). “Jadi KEK TAA nanti yang akan menyerap ratusan ribu tenaga kerja mulai dari pendidikan dasar dan yang paling tinggi,”pungkasnya. (ril)

Artikel Terkait