PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) melantik Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang dan Pelaksanaan Meal Test tahu 1437 H/2016 M di Auditorium Bina Praja, Rabu (27/7).

Kegiatan pelantikan yang mengusung tema ‘Dengan pelantikan PPIH embarkasi Palembang, Kita wujudkan Sumsel Gemilang dalam mengantarkan jemaah menggapai haji mabrur’,   juga bersamaan dengan pelepasan Kafilah asal Sumsel dalam rangka mengikuti MTQ Nasional XXVI Di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengharapkan pengurus yang dilantik agar bekerja dengan sepenuh hati dan ikhlas karena kerja panitia pelaksana penyelenggara haji suatu ibadah.

Ia menambahkan, di asrama haji embarkasi Palembang, siap melayani jamaah haji. Di Indonesia ada 13 embarkasi 12 dikelola oleh Kementerian Agama dan hanya satu dikelola Pemerintah Provinsi, satu itu adalah dikelola pemprov Sumsel tetapi yang satu itu yang terbaik.

“Fasilitas yang dimiliki oleh embarkasi Palembang adalah moke up pesawat terbang yang hanya ada satu di Indonesia yakni di Embarkasi Palembang. Fasilitas Moke Up sudah ada sejak tahun 2014, beberapa kali ganti Menteri Agama tidak ada yang mau melihat,” jelas Alex.

Menurutnya Asrama Haji Embarkasi Palembang akan dibangun Ka’bah dan tempat Sa’i ukuran sebenarnya. Selain itu ia juga mengatakan akan membangun Hotel Syariah dengan makanan seperti di Timur Tengah menggunakan uang Real untuk belanja serta tempat penukaran uang, nantinya terbiasa bila sudah di Arab Saudi. “Nanti kita akan membangun Museum sejarah Islam yang ada dua di Dunia, pertama di Arab Saudi yang kedua akan ada di Palembang,” ujarnya.

Alex juga mengajak semua untuk Action nyata untuk memerangi musuh nyata umat Islam yakni Kemiskinan dan Kebodohan. “Kami juga sudah tahun kedelapan memberikan bantua Rp.1 juta per orang kepada jamah haji untuk transportasi di sana” katanya.

Kepada Kafilah Sumsel Gubernur Sumsel berpesan, untuk kafilah yang akan bertanding kita mengharapkan penghargaan tetapi lebih penting aplikasinya Al Quran  kedalam kehidupan sehari-hari. Juga untuk menjaga nama baik Sumsel selama di NTB.

Sementara itu Ramadhan Anisman, Direktur Penyelenggara Dana Haji Kementerian Agama Republik Indonesia menjelaskan, Penyelenggaraan ibadah haji secara nasional dikoordinasikan oleh Menteri agama, untuk tingkat provinsi koordinasinya oleh Gubernur. Ia juga berterima kasih kepada Gubernur yang telah memfasilitasi jemaah haji embarkasi Palembang.

“Embarkasi Palembang adalah embarkasi terbaik, satu satunya di Indonesia yang ada moke up pesawat terbang,” tuturnya.

Ramadhan memaparkan, BPIH tahun ini Dengan menggunakan mata uang Rupiah, tidak seperti sebelumnya menggunakan Dollar sehingga jamaah bisa lebih awal menyetor biaya haji.

Komponen biaya haji biaya haji hanya untuk biaya pesawat dan pemondokan di Mekkah, untuk biaya makan dan pemondokan madinah dari hasil pengembangan usaha setoran awal haji.

“Layanan bus juga akan melayani jamaah tampa harus menggunakan angkutan umum selama 24 jam. Juga kualitas bus di upgrade tidak seperti tahun lalu ada kendaraan yang mogok. Kami berharap penyelengaraan ibadah haji tahun ini lebih lancar,” tutupnya. (juniara).

RelatedPost