Palembang-Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menggelar silaturahmi bersama Paguyuban keluarga besar keturunan Jawa kelahiran Sumatera (Pujakesuma) Provinsi Sumsel dalam rangka sosialisasi Asian Games 2018 di Griya Agung Palembang, Selasa malam (28/11).
Serangkaian kegiatan digelar dalam silaturahmi tersebut, mulai dari pertunjukan tari-tarian khas jawa, kemudian campursari dan lagu lagu daerah jawa, penampilan puisi, hingga gelaran Wayang Kulit Gemilang semalam suntuk. Selain itu, para hadirin keluarga besar Pujakesuma juga dimanjakan dengan beragam kuliner jawa gratis seperti bakso, sate, bandrek, jamu gendong, dan lainnya.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, silaturahmi ini sengaja digelar selain untuk mengobati kerinduan dengan keluarga besar Pujakesuma, sekaligus dalam rangka mensosialisasikan dan menyampaikan bahwa Palembang, Provinsi Sumsel akan menjadi tuan rumah Asian Games tahun 2018. Sehingga, keluarga besar Pujakesuma diharapkan dapat mendukung penuh dan mensukseskan penyelenggaraan event internasional ini di Palembang.

“Selain sudah lama tidak ketemu karena kesibukan masing masing, saya juga ingin mensosialisasikan Asian Games di Palembang, kepada para etnis jawa yang sudah menetap dan menjadi warga Sumsel mari kita dukung Asian Games 2018 agar berjalan sukses dan lancar,” pinta Alex.

Menurut Alex, banyak hal yang bisa dilakukan dalam upaya mendukung suksesnya Asian Games, seperti yang terpenting adalah bersama sama menjaga kondusifitas wilayah Sumsel dengan menjaga kedamaian dan kerukunan antar etnis. Selain itu, semua pihak harus mampu berperan aktif di bidang masing-masing, seperti pedagang, seniman, pengrajin dan sebagainya.

“Sudah menjadi kewajiban saya sebagai kepala daerah menjaga kedamaian warga Sumatera Selatan. Saya terdepan untuk hal ini, menjaga kehidupan yang damai dari semua etnis yang ada di Sumatera Selatan,” tegasnya.

Lanjut Alex, kondusifitas wilayah Sumsel menjadi sangat penting karena berkat hal tersebut Palembang di percaya sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan Asian Games bersama ibu kota Jakarta.

“Di Sumsel banyak sekali etnis selain Jawa seperti dari Bali, Bugis, dan lainnya. Saya minta kepada seluruh warga Sumsel jaga kedamaian dan kerukunan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Pujakesuma Provinsi Sumsel Moyo Martoyo mengatakan, Paguyuban keluarga besar Pujakesuma Sumsel berkomitmen penuh mendukung suksesnya penyelenggaraan Asian Games 2018 di Palembang.

Ditegaskannya, bukan hanya mendukung Asian Games, Pujakesuma selalu siap pendukung program-program Pemerintah Provinsi Sumsel di bawah kepemimpinan Gubernur Alex Noerdin demi suksesnya pembangunan Sumsel.

“Seperti di awal periode kedua Gubernur Alex Noerdin mencanangkan Sumsel Gemilang, sebagai bentuk dukungan kita menciptakan Wayang Gemilang, dengan laras Sriwijaya diiringi musik Jawa. Bahkan, kita juga menciptakan tokoh wayang Gubernur Alex Noerdin untuk terlestarinya wayang gemilang di Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Lanjut Moyo Martoyo, Wayang Kulit Gemilang tersebut menjadi salah satu bukti terus tumbuh dan berkembangnya keberadaan suku Jawa di wilayah Sumsel, sehingga ragam kesenian jawa yang terus tumbuh di wilayah Sumsel dapat menjadi salah satu tolak ukur.

“Kesenian jawa seperti kuda lumping saja di Sumsel ini sangat luar biasa banyaknya, untuk Palembang saja pernah kita kumpulkan sudah ada 52 paguyuban kuda lumping,” pungkasnya. (rill)

Artikel Terkait