Jakarta– Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin sontak membuat malam pagelaran budaya Sumatera Selatan yang dikemas dalam “Festival Putri Bumi Sriwijaya Tahun 2018” berlangsung lebih meriah berkat pemaparan tentang Sumsel yang berhasil memukau semua hadirin termasuk Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan yang turut hadir di acara tersebut.

Dalam acara yang diselenggarakan perkumpulan Putri Bumi Sriwijaya (PBS) di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Kamis malam (29/3) itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyampaikan banyak hal tentang pembangunan infrastruktur Sumsel, kemudian keberhasilan Sumsel hingga dipercaya sebagai tuan rumah Asian Games 2018 serta progres persiapan Sumsel menjelang Asian Games di Palembang. Bahkan 3 video tentang sejarah pembangunan Jakabaring Sport City dan progres persiapan Asian Games 2018 di Palembang juga ditampilkan orang nomor satu di Sumsel itu.

“Acara festival ini sangat luar biasa manfaatnya, tapi penyelenggaraannya sepertinya kurang meriah. Jadi saya sengaja sampaikan berita dari Sumatera Selatan yakni tentang pembangunan Sumsel dan persiapan menjelang pelaksaan Asian Games 2018 di Palembang, supaya bisa membangkitkan semangat seluruh pengurus Putri Bumi Sriwijaya,” ujar Alex Noerdin.

Pada Festival Putri Bumi Sriwijaya 2018,
Gubernur Sumsel Alex Noerdin hadir didampingi Hj. Eliza Alex Noerdin selaku pemerhati dan pembina kebudayaan Sumsel. Nampak hadir juga Ketua Dewan Pertimbangan PBS, Dewi Motik Pramono, Ketua Umum PBS, Prinny Harun Sohar, serta Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan, Kemenpar RI, Rizki Handayani Mustofa.

PBS sendiri merupakan organisasi nirlaba yang berkomitmen penuh terhadap pelestarian budaya dari 5 Provinsi di Sumatera bagian Selatan yakni Provinsi Sumsel, Jambi, Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung.

Festival Putri Bumi Sriwijaya merupakan program kerja PBS untuk menggali kembali budaya Sumsel yang pertama kali dilaksanakan sejak berdirinya PBS dua tahun lalu yakni pada tanggal 4 Maret 2016 lalu.

“Festival ini merupakan bentuk apresiasi ragam budaya Sumatera Selatan yang sangat potensial ditampilkan dan mendapatkan penghargaan serta pengakuan layak. Untuk itu, kedepan akan kita gelar kegiatan ini setiap tahun,” ungkap Ketua Dewan Pertimbangan Putri Bumi Sriwijaya (PBS), Dewi Motik Pramono dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Umum PBS, Prinny Harun Sohar mengatakan, seluruh rangkaian festival akan berlangsung 29 Maret sampai 1 April 2018 meliputi kegiatan talkshow, pameran dan bazar, serta pagelaran malam budaya yang menampilkan ragam seni budaya Sumsel. Sasaran yang ingin dicapai yakni meningkatkan kunjungan wisatawan manca negara ke Sumsel melalui momentum penyelenggaraan Asian Games 2018 di Palembang.

“Selain kita melestarikan budaya, juga banyak sekali yang bisa kita promosikan di Sumatera Selatan, untuk itu kita akan buat acara ini setiap tahun. Mari kita putri bumi sriwijaya harus berbuat nyata,” ujarnya.

Diakhir rangkaian acara festival, dilakukan penyerahan buku terbitan PBS mengenai budaya Sumsel kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin, kemudian pemberian penghargaan kepada Hj. Eliza Alex Noerdin, selaku pemerhati dan pembina kebudayaan Sumsel, serta pemberian penghargaan kepada pencipta tari Gending Sriwijaya, kepada Almh. Sukaenah A. Rozak, dan pelestari budaya Alm. Julius Toha (Diserahkan kepada keluarga) serta penyerahan penghargaan kepada penari pertama Tari Gending Sriwijaya, Delima Rozak. (win)

Artikel Terkait