Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, menerima audiensi pengurus Dewan Harian Daerah Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumsel, di Ruang Tamu Gubernur, Selasa (20/3).

Kedatangan para pengurus ini dalam rangka penyelenggaraan Milad DHD Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumsel yang diperingati secara nasional tanggal 20 Maret ini.

“Pemprov selalu support dengan kegiatan-kegiatan seperti ini. Apalagi ini untuk kepentingan para pejuang yang sudah membela negara. Kita akan apresiasi perjuangan mereka dengan acara Milad yang istimewa. Inikan anggotanya banyak orang tua, saya minta ini benar-benar jari perhatian khusus,” pesan Alex Noerdin.

Menurut Alex apresiasi semacam ini sudah sepantasnya diberikan karena jasa para pahlawan yang tak ternilai. Tanpa jasa para pejuang ini mustahil Indonesia menjadi bangsa yang besar seperti sekarang.

Ketua DHD Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumsel, HR. Haryono melalui Sekretaris I, Rasyid Zahri mengungkapkan kedatangan mereka ini bertujuan menginformasikan soal hari jadi mereka.

” Iya kita konsultasi dengan pak Gubernur. Alhamdulillah apresiasi Gubernur sangat tinggi. Kita diundang ke Griya Agung. Tapi waktunya masih akan ditentukan nanti,” ujarnya.

Saat ini jumlah pengurus DHD Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumsel ada sekitar 75 orang. Mereka ini tersebar di 14 kabupaten dan kota di Sumsel. Selain berkonsultasi mengenai rencana tersebut, kedatangan mereka kali ini juga dalam rangka meminta kesediaan Alex Noerdin melantik DHC di Muratara yang sudah terbentuk beberapa waktu lalu.

” Kita juga sekalian minta kesediaan pak Gubernur untuk melantik DHC Muratara yang sudah terbentuk,” ujar Rasyid.

Lebih jauh dikatakannya acara Milad itu sebenarnya kegiatan tahunan. Secara nasional kegiatan itu sudah digelar sejak tahun 1960-an.

“Nanti biasanya Pak Gubernur akan membacakan surat dari pengurus pusat saat acara puncaknya. Sekarang kita persiapan dulu semoga nanti acaranya lancar,” ujarnya.

Artikel Terkait