PALEMBANG — Agar terwujudnya pelayanan publik pada lembaga atau instansi di wilayah provinsi Sumatera Selatan yang terbebas dari pungutan liar (pungli), Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin, mengukuhkan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) provinsi Sumsel, di Griya Agung, Rabu (30/11).
Alex Noerdin berharap, dengan dikukuhkannya Satgas Saber Pungli di Sumsel dapat melaksanakan pemberantasan pungli secara efektif dan efesiens dengan mengoptimalkan pemanfaatan personil, satuan kerja dan sarana prasarana di dalam lembaga atau instansi.

Tim Satgas Saber Pungli tersebut terdiri dari Kejaksaan, Kepolisian, TNI, BNN provinsi Sumsel juga para akademisi, yang merupakan kebijakan dari presiden karena banyak keluhan pungli yang berdatangan dari masyarakat.
“Dengan keberadaan pungli, maka akan berdampak kepada investor  yang mau investasi di Indonesia, dan mereka akan berpikir ulang jika adanya gangguan pungli, dimana setiap mengurus sesuatu menjadi berbelit-belit. Selain itu dengan maraknya pungli berpengaruh pada merosotnya wibawa hukum, jadi saya sangat meyambut baik atas terbentuk satuan satgas Pungli,  karena Pungli mengahancurkan seni kehidupan masyarakat bangsa dan negara,” kata orang nomor satu di Sumsel.
Dijelaskan Alex, ada empat tugas penting dari Satgas Saber Pungli, yakni Intelejen, Mencegah, Penindakan dan Yustisi. Untuk itu, Alex mengharapkan, agar anggota Satgas Pungli dari berbagai unsur agar menerapkan di wilayahnya masing-masing dan bekerja secara efektif sehingga menjadi tambahan kekuatan dan kecepatan kita agar menyukseskan provinsi kita.

“Kepada kepala daerah bupati walikota Segera bentuk Satgas Saber Pungli di daerah masing-masing,” tegasnya. (juniara)

RelatedPost