Palembang- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menghadiri rapat pengurus pusat pleno (RPPP) ke-4 Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) dengan tema “Mempersiapkan SDM Indonesia Menghadapi Revolusi 4.0” di Hotel Aryaduta Palembang, Jum’at (9/2).

Selain Gubernur Sumsel Alex Noerdin, kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Di kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel alex Noerdin memaparkan secara singkat tentang progres persiapan Asian Games di Palembang. Menurut Alex, Sumsel bukan daerah terkaya dan terbesar, namun Sumsel memiliki semangat yang tinggi untuk maju terbukti dipercaya sebagai tuan rumah Asian Games.

“Saya mohon maaf tidak bisa lama bicara disini karena ada rapat Paripurna. Disini ada pak Menteri Ketenagakerjaan, ada juga Gubernur Jawa Barat yang akan pensiun juga bersama saya tahun ini. Ada 6 Gubernur di Indonesia akan pensiun tahun ini dan kita sudah sepakat akan berkiprah di Senayan,” ujar Alex.

Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri dalam sambutanya memaparkan tentang peluang dan tantangan ketenaga kerjaan Indonesia yang saat ini berada di peringkat 16 ekonomi terbesar di Dunia target tahun 2030 menjadi peringkat 7 di Dunia. Kemudian, terkait revolusi digital di Indonesia, dan teknologi yang menjadi penggerak perubahan pada dunia industri.

Melalui pemaparan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri mengajak semua perguruan tinggi swasta untuk siap bersaing di era revolusi industri 4.0 yang saat ini tengah berlangsung. “Perguruan tinggi harus berubah terus meningkatkan pengembangan pengelolaan pendidikan,” harapnya.

Sebelumnya, revolusi industri pertama dimulai sejak ditemukannya mesin uap, kedua listrik, dan ketiga pemanfaatan robot pengganti tenaga manusia di industri.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat APTISI, M. Budi Djatmiko mengatakan, pihanya sengaja mengangkat tema mempersiapkan SDM Indonesia menghadapi revolusi 4.0 pada rapat pengurus pusat pleno ke-4 kali ini agar perguruan tinggi swasta mampu meningkatkan daya saing dengan menghasilakan lulusan yang berkualitas.

“rapat pengurus pusat pleno ke-4 membahas kesiapan perguruan tinggi swasta menghadapi zaman revolusi industri 4.0. Rapat berlangsung sampai 10 Februari besok dengan peserta 400 pengurus APTISI se-Indonesia,” pungkasnya.

Artikel Terkait