Palembang- Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin secara resmi membuka persidangan Sinode tahunan (PST) Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) tahun 2017 dengan tema “Mengkaryakan pelayanan dan kesaksian dengan mewujudkan kebebasan, keadilan, kebenaran dan kesejahteraan bagi sesama dan alam semesta” di Dinning Hall Wisma Atlet Jakabaring Palembang, Rabu (8/2).

Persidangan Sinode merupakan pertemuan dalam agama Kristen diselenggarakan untuk mengambil keputusan menyangkut masalah doktrin, administrasi, atau aplikasi. Kegiatan ini akan berlangsung sampai 11 Februari, terpusat di Jakabaring Palembang.

Dalam pembukaan ini dihadiri langsung Ketua Umum Majelis Sinode GPIB, Pdt. Paulus Kariso Rumambi, MSi, Ketua Panitia Persidangan Sinode, Laonma Pasindak Lumban Tobing S.E., perwakilan FKPD Provinsi Sumsel, serta para peserta sidang Sinode yang merupakan utusan Majelis Jemaat GPIB se-Indonesia.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dalam sambutanya mengatakan, atas nama pemerintah dan masyarakat Sumsel dirinya sangat menyambut baik kegiatan ini dengan harapan dapat menghasilkan keputusan dimana GPIB dapat ambil peran dalam pembangunan Sumsel.

“Selamat datang bagi peserta dari 322 Jemaat GPIB 26 Provinsi, Jadikan pertemuan yang menyejukan dan jadikan pertemuan ini untuk kesejahteraan semua umat manusia,” ujar Alex.

Lanjut Alex Noerdin, Sumsel merupkan provinsi yang paling kondusif dalam kerukunan antar etnis dan agama, meskipun Sumsel memiliki berbagai Suku. Menurut Alex, dengan bekal ini Sumsel selalu dipercaya menjadi tuan rumah berbagai kegiatan Internasional, salah satunya Asian Games 2018 mendatang.

“Jadi kalau ada sidang Sinode lagi, coba laksanakan sidang Sinode bukan hanya tingkat indonesia bagian barat saja, tapi Sidang Sinode Gereja Protestan se-Asia. sebenarnya, kalau kegiatan tingkat nasional kita sudah malas, karna sudah terbiasa dengan kegiatan Internasional,” terangnya.

Sementara, ketua panitia Persidangan Sinode, Laonma Pasindak Lumban Tobing S.E., mengatakan, peserta Persidangan Sinode merupakan utusan-utusan Majelis Jemaat GPIB se-Indonesia dengan total keseluruhan sebanyak 700 orang peserta.

Menurut Tobing, dalam rangkaian Persidangan Sinode, pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan lain sebagai polit project diantaranya aksi penanaman pohon dibeberapa Kabupaten/ Kota di Sumsel, kegiatan peduli sosial Charity Bazzar dengan melibatkan dua Panti Asuahan di Kota Palembang, serta kegiatan lainnya.

“Atas nama panitia, kami sangat berterima kasih kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin karan telah mendukung penuh kegiatan ini,” tandasnya. (Rill)

Artikel Terkait