Syakir Sulaiman sukses menjadi pahlawan bagi Sriwijaya FC saat gol semata wayangnya sukses membawa laskar wong kito mengalahkan PSGC Ciamis dengan skor tipis 1-0 di laga perdana turnamen Piala Presiden 2015, Selasa (1/9) di stadion Kanjuruhan Malang. Saat merayakan gol tersebut, pemain asal Aceh ini terlihat sangat emosional dan berlari menuju bangku cadangan SFC.

Pemain muda terbaik ISL 2013 ini pun memeluk manajer SFC, Robert Heri dan menyalami tim pelatih lainnya. Saat ditanya maksud dari selebrasinya tersebut, Syakir mengaku memang sengaja merayakannya untuk meluapkan emosinya yang tertekan sepanjang pertandingan.

“Gol tersebut untuk seluruh masyarakat Sumsel yang selama ini selalu mendukung SFC, tapi memang kemarin saya sengaja merayakannya bersama manajer, karena beliau di tengah kesibukannya sengaja datang ke Malang untuk melihat kami bermain,” ujar Syakir.

Menurutnya, peran Robert Heri selama ini cukup besar bagi perkembangan kariernya di SFC. “Bukan hanya untuk saya, namun juga bagi tim secara keseluruhan. Sudah banyak yang beliau korbankan, saya sendiri sangat berterima kasih karena beliau tetap percaya dengan kemampuan saya saat mulai direkrut dari Persiba Balikpapan hingga saat ini,” jelasnya.

Diakuinya, grafik permainannya selama 2 musim membela SFC memang mengalami naik turun. Di awal musim perdananya, Syakir bahkan harus absen membela SFC selama hampir 5 pertandingan karena masih dipermasalahkan oleh klub lamanya, sementara di awal musim kompetis Qatar National Bank League (QNB) League 2015, Syakir bahkan tidak banyak mendapat kesempatan bermain akibat terkena cedera.

“Yang saya butuhkan hanyalah kesempatan dan kepercayaan, saya sendiri berharap kedepan permainan saya terus meningkat dan tidak terkena cedera,” ungkapnya. Dirinya pun tidak mempermasalahkan kebijakan pelatih yang terkadang merotasi pemain di berbagai permainan. “Tugas saya adalah berlatih dan memperlihatkan yang terbaik ketika diturunkan. Ketika melawan PSGC Ciamis, saya dimainkan di posisi favorit saya yaitu second striker, kedepan saya berharap tetap ditaruh disana,” harapnya.

Mengenai golnya kemarin, Syakir juga punya cerita tersendiri sebelum pertandingan tersebut. “Saat di Palembang, saya belum beruntung karena gagal mencetak gol di 2 laga uji coba. Beberapa suporter terus menyemangati saya dan mendoakan agar saya bisa lebih baik lagi, saat mau berangkat saya katakan bahwa nanti di Malang akan membayar gol tersebut. Jadi boleh dibilang gol kemarin untuk membayar hutang kepada suporter yang sudah setia mensupport selama ini,” pungkasnya.