JAKARTA — Sriwijaya FC kembali dipaksa menelan hasil pahit setelah dikalahkan dengan skor tipis 0-1 dari tuan rumah Persija Jakarta, Jumat (16/6) malam di stadion Wibawa Mukti Cikarang. Dengan hasil ini, laskar wong kito masih tertahan di peringkat 12 klasemen sementara kompetisi Liga 1 Indonesia 2017.

Pelatih SFC, Oswaldo Lessa mengaku gol cepat yang dicetak Willian Pacheco di awal pertandingan sangat berpengaruh ke jalannya pertandingan secara keseluruhan. “Ada kesalahan individu, karena kami sebelum pertandingan kami sudah berlatih bagaimana menghadapi bola-bola mati atau silang. Gol tersebut meruntuhkan mental pemain, jika mampu menahan di 15 menit pertama maka situasinya akan berbeda,” ungkapnya usai pertandingan.

Menurutnya, tim tuan rumah di laga ini memang banyak memainkan bola-bola atas guna memanfaatkan keunggulan postur para pemain asingnya. “Mereka hanya memanfaatkan bola-bola atas, di babak kedua kami tampil lebih baik. Namun tidak ada gol tercipta dan kami harus menatap kedepan,” ujarnya.

Dengan hasil ini, Lessa juga menyebut siap bila diberikan evaluasi ataupun hal lainnya terkait masa depannya di SFC. “Itu wilayah manajemen, namun saya tetap akan kerja seperti biasa karena tahu tim ini punya kualitas bagus. Tetapi jika mereka memutuskan hal yang lain, maka juga mesti siap karena ini biasa di sepakbola,” ujar eks pelatih Persipura ini.

Sementara itu, pelatih Persija Stefano Cugurra mengaku senang dengan kemenangan yang diraih oleh anak asuhnya di laga ini. “Pemain mau kerja keras, padahal kami hanya punya waktu 2 hari untuk mempersiapkan laga ini. Namun semuanya semangat tinggi, gol cepat tadi juga sangat berpengaruh,” ujar pelatih asal Brasil ini.

Selain poin penuh, catatan clean sheet yang kembali diraih Persija juga diakuinya sebagai poin positif lainnya di laga ini. “Kami memang punya kiper bagus, Andrytani, semua lini sekarang juga sudah mengerti sistem yang siapkan. Pertahanan yang bagus merupakan modal penting untuk memenangkan pertandingan,” tegasnya.

Dirinya juga menyebut bahwa rotasi yang disiapkannya juga berjalan lancar. “Yang belum masuk line up harus semangat dan professional, nanti jika ada kesempatan maka harus siap. Saya juga senang karena mereka semua respek tinggi,” tambahnhya.

Jalannya pertandingan

Di babak pertama, Sriwijaya FC langsung dikejutkan oleh gol cepat yang dicetak oleh tuan rumah melalui Willian Pacheco. Umpan terukur dari sisi kiri pertahanan SFC melalui Ismed Sofyan berhasil disundul oleh bek bertubuh jangkung ini dan merubah skor menjadi 1-0 untuk Persija.

Setelah itu pertandingan berlangsung cepat dan kedua tim saling menyerang. Laskar wong kito sempat mendapat peluang melalui akselerasi Beto Goncalves di lini depan. Di penghujung babak pertama, sebuah kemelut di kotak penalti Persija nyaris membuahkan gol bagi SFC. Namun Firdaus Ramadhan yang sudah berdiri bebas gagal memasukkan bola ke gawang Macan Kemayoran yang dijaga oleh Andrytani Ardhyasa.

Di 45 menit babak pertama, wasit Dodi Setia (Indramayu) yang memimpin pertandingan mengelurkan 2 kartu kuning masing-masing untuk Zalnando (SFC) dan Ryuji Utomo (Persija).

Guna mengejar ketertinggalan, SFC di babak kedua melakukan beberapa pergantian dengan memasukkan Rizky Dwi Ramadhana menggantikan Maldini Pali. Kemudian Manda Cingi juga masuk mengisisi posisi Gilang Ginarsa guna menambah daya serang. Tetapi ketidaktenangan pemain SFC dalam menyelesaikan umpan membuat tidak banyak peluang yang tercipta. Satu pergantian terakhir saat Tijani Belaid ditarik keluar dan digantikan oleh Nur Iskandar juga belum berhasil menyamakan kedudukan dan skor akhir tetap 1-0 untuk kemenangan Persija. (Dedi)

Artikel Terkait