PALEMBANG — Sriwijaya FC nyaris menelan kekalahan saat berlaga melawan Persegres, Senin (24/7) malam di stadion Surajaya Lamongan dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. Airlangga Sucipto kembali menjadi penyelamat bagi laskar wong kito  di laga ini setelah sundulannya di injury time babak kedua mampu menyamakan kedudukan menjadi imbang 1-1.

Di laga ini juga diwarnai dengan gagalnya eksekusi penalti Alberto Goncalves di menit 44 babak pertama. Dengan hasil ini, SFC masih belum beranjak dari peringkat 15 dengan poin 19 dan tinggal menyisakan 2 pertandingan di putaran pertama.

Pelatih SFC, Hartono Ruslan menyebut anak asuhnya kembali lengah di menit awal dan berhasil dimanfaatkan oleh Persegres. “Menit-menit awal selalu menjadi masalah buat kami, mereka kurang fokus dan konsentrasi sehingga kembali kecolongan oleh gol lawan,” ujar pelatih SFC, Hartono Ruslan usai pertandingan.

Selain itu, caretaker SFC ini juga mengeluhkan lambatnya permainan yang ditampilkan anak asuhnya di awal-awal pertandingan. “Banyak kesalahan sendiri yang mereka buat sehingga lawan bisa berkembang permainannya,” jelasnya. Namun Hartono sendiri tetap mengapresiasi perjuangan para pemain SFC hingga menit akhir. “Saya tetap bersyukur karena paling tidak bisa menyamakan kedudukan dan tidak kalah, tetapi banyak PR yang harus dibenahi,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih Persegres Hanafi tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai pertandingan. Kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna karena kecerobohan anak asuhnya.

“Seperti yang selalu saya katakan, dan selalu terjadi hal yang sama. Apakah karena di Persegres banyak pemain muda? Mereka seharusnya bisa memperlambat tempo permainan, lawan pun sudah down dan berulang-berulang kecolongan dengan cara yang sama,” keluhnya.

Hanafi menyebut kurangnya pengalaman membuat para pemainnya tidak bisa mengambil keuntungan saat tengah unggul di lapangan. “Tinggal 1 menit lagi, jika dibuang dengan tenang maka pertandingan berakhir. Pemain belakang kami saat jatuh langsung berdiri, kiper juga sama padahal jika dia dirawat di lapangan maka bisa mengulur waktu juga,” bebernya. (dedi)

Jalannya pertandingan

Di babak pertama, tuan rumah Persegres langsung mengurung SFC dan menciptakan sejumlah peluang. Lengahnya lini pertahanan SFC akhirnya mampu dimanfaatkan oleh Yusuf Effendi di menit 9 sekaligus membawa keunggulan bagi Kebo Giras.

Setelah gol ini, punggawa SFC langsung tersentak dan berbalik mengurung pertahanan lawan. Peluang emas akhirnya didapatkan oleh SFC melalui tendangan penalti setelah Hilton Moreira dijatuhkan pemain di kotak terlarang. Namun sepakan Beto Goncalves masih mampu diselematkan oleh Aji Saka sekaligus menutup 45 babak pertama dengan skor 1-0.

Di babak kedua, SFC langsung melakukan pergantian karena Bobby Satria mengalami cedera dan harus digantikan oleh Firdaus Ramadhan. Peluang emas juga kembali didapatkan oleh SFC melalui sebuah serangan balik yang cepat, namun tendangan Hilton masih melebar.

Terus tertinggal, Hartono Ruslan akhirnya melakukan perjudian dengan menambah penyerang saat memasukkan Airlangga Sucipto dan Tijani Belaid di menit 70. Namun gol yang ditunggu oleh SFC baru datang di penghujung pertandingan melalui sundulan Airlangga setelah menerima umpan Yanto Basna. Setelah gol ini wasit Thoriq Alkatiri langsung meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan dengan skor imbang 1-1.

Artikel Terkait