PALI — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI kembali menggelar rapat paripurna membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2016 dengan agenda penyampaian jawaban Bupati PALI terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi Dewan yang digelar pada rapat paripurna sebelumnya.

Rapat yang dilaksanakan di ruang rapat paripurna gedung DPRD PALI,Rabu (28/9) dibuka wakil ketua II Darmadi Suhaimi yang di ikuti 19 orang dari 24 anggota Dewan,dengan dihadiri wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony dan sejumlah kepala SKPD serta FKPD di lingkup Pemkab PALI.

Dalam paparannya,Wakil Bupati menjawab saran serta masukan yang disampaikan farksi-fraksi Dewan dalam penyampaian pemandangan umumnya terhadap Raperda APBD-P. “Pemerintah telah melakukan kajian terhadap menurunnya pendapatan daerah serta melakukan upaya meningkatkan pendapatan.Namun terdapat kendala misalnya mengenai retribusi daerah yang menurun drastis disebabkan beberpa faktor, diantaranya mengenai retribusi pemanfaatan ruang menara telkomsel yang dibatalkan oleh MK,” beber Wabup.

Wabup juga menyambut baik atas pemandangan umum fraksi-fraksi dewan yang menyebutkan bahwa daerah maju dilihat dari meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD)serta mengurangi ketergantungan terhadap pemerintah pusat. “Kami sadari itu,dan kami telah berupaya maksimal melakukan peningkatan kinerja untuk mendongkrak PAD.Dan kami telah melakukan penghematan terhadap belanja yang tidak prioritas,” jelasnya.

Rencana pinjaman daerah kepada pihak lain atau perbankan, dijelaskan Wabup adalah untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. “Pinjaman daerah dilakukan pemerintah agar pembangunan di PALI tetap berjalan, dan masalah penundaan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU),pemerintah telah mengirim surat kepada menteri keuangan agar penundaan tesebut dibatalkan dan bisa disalurkan tahun ini juga,” tukasnya.

Rapat paripurna selanjutnya akan digelar pada Senin (3/10) dengan agenda memberikan kesempatan komisi-komisi untuk memberikan pandangannya terhadap Raperda APBD-P Kabupaten PALI tahun anggaran 2016. (yudhi)

RelatedPost