JAKARTA — Pelatih Persija, Stefano Cugurra menyebut tim tamu Sriwijaya FC punya keuntungan lebih jelang keduanya bentrok, Jumat (16/6) malam di stadion Patriot Bekasi dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. Jadwal istirahat yang lebih panjang diakuinya akan membuat kondisi pemain SFC jauh lebih bugar di laga ini.

Macan Kemayoran sendiri memang diharuskan melakoni laga kontra Perseru Serui (13/6) melawan terlebih dulu usai sebelum menjamu laskar wong kito. Awalnya, laga ini akan dimainkan 28 Mei lalu, namun akibat lampu stadion Marora tidak sesuai standar maka dipindahkan ke Selasa (13/6).

Namun pendapat ini dibantah oleh Firdaus Ramadhan, palang pintu SFC yang menyebut tidak ada keuntungan bagi timnya di laga pekan 11 ini. “Rasanya di bulan puasa hal tersebut tidak akan terlalu berpengaruh, justru saya melihat tim Persija yang sedikit diuntungkan dengan pengaturan jadwal belakangan ini,” ungkapnya saat dikonfirmasi Rabu (14/6) sore.

Firdaus mencontohkan laga Persija melawan Perseru (13/6) kemarin sebagai contohnya. “Di partai itu, statusnya Persija adalah tim tamu, namun bermainnya tetap di stadion Patriot yang notabene adalah kandang mereka selama ini. Praktis belakangan ini mereka selalu bermain di rumah sendiri, karena saat melawan PS TNI, meski di Bogor tetapi karena jaraknya tidak terlalu jauh dari Jakarta maka Jakmania yang justru dominan,” bebernya.

Di laga ini, ayah dari 2 anak ini juga menyebut sudah tidak sabar untuk bertemu sohib kentalnya yakni Rezaldi Hehanusa. “Banyak pemain Persija merupakan teman baik saya, namun Rezaldi Hehanusa cukup dekat sekali karena rumah kami berdekatan dan selama ini sering melakukan aktifitas sepakbola bareng-bareng,” ujar pemain yang berdomisili di Ciputat Tangerang Selatan ini.

Daus juga tidak ragu untuk memuji perkembangan Rezaldi yang saat ini juga sudah terpanggil ke timnas Indonesia. “Saya pikir dia layak masuk ke timnas, karena selama ini sudah bekerja keras di Persija. Kepercayaan penuh yang diberikan oleh Teco kepadanya mampu dimanfaatkan dengan maksimal dan sebagai pemain muda dirinya memang perlu banyak kesempatan bermain,” jelasnya.

Diakuinya, perubahan posisi bermain Rezaldi juga tidak terlalu berpengaruh dan justru semakin meningkatkan kualitasnya sebagai pesepakbola. “Kami dulu sangat dekat, bahkan beberapa kali sempat ikut tarkam bareng saat pembekuan sepakbola di tanah air. Posisinya dulu bukanlah bek kiri, melainkan winger yang lebih banyak menyerang. Sekarang saat lebih ditarik ke belakang, hal ini justru membuat kemampuannya semakin meningkat, sebagai teman saya ikut senang melihat kemajuan pesatnya,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait