Keputusan berani diambil oleh Sriwijaya FC dengan melakukan rotasi pemain saat melawan Mitra Kukar, Selasa (22/3) malam di stadion Si Jalak Harupat Soreang Bandung. Namun pelatih laskar wong kito mengaku keputusan untuk melakukan rotasi pemain memang mutlak dilakukan mengingat kelelahan pemain SFC setelah harus melakoni 3 partai dalam 5 hari terakhir.

“Hasil imbang cukup bagus, karena jika melihat tim lain yang juga punya jadwal sama seperti SFC di grup ini (PBFC-red) maka kita jauh lebih baik dan tidak pernah menderita kekalahan,” ungkap asisten pelatih SFC, Hartono Ruslan usai pertandingan.

Menurutnya, keputusan untuk mencadangkan duet Supardi Nasir – M Ridwan dan menggantikannya dengan Wildansyah serta TA Musafri sudah dipertimbangkan dengan matang. “Tim manapun pasti akan kesulitan jika harus bermain 3 kali dalam 5 hari, selain itu berdasarkan pengalaman maka setelah 2 pertandingan yang ketat maka biasanya pertandingan berikutnya pasti ada penurunan. Namun sebenarnya rotasi yang kami lakukan pun tidak semuanya dan hanya di 2 posisi tersebut,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menegaskan tidak menyalahkan blunder yang dilakukan Achmad Jufrianto dan Ichsan Kurniawan yang menghasilkan gol pertama bagi Mitra Kukar. “Jika sudah lelah, maka tidak hanya menguras stamina namun juga fokus serta konsentrasi. Kesalahan Jupe dalam pandangan kami dikarenakan faktor tersebut dan sekali lagi kami tegaskan bahwa hasil imbang ini bukan sesuatu yang buruk sehingga harus dicari kambing hitamnya,” tegasnya.

Selain itu, para pemain pengganti SFC juga diakuinya cukup bermain baik saat melawan Mitra Kukar dengan terbukti mampu unggul terlebih dulu. “Musafri bermain baik, begitu juga Wildansyah yang sebenarnya kemarin terkena hamstring atau Ngurah Nanak yang bermain menggantikan Fahrudin karena terkena akumulasi kartu,” tambahnya.

Hartono mengaku kini pihaknya akan memanfaatkan jeda istirahat selama 3 hari sebelum melawan Persib (26/3) nanti. “Sekarang nasib SFC berada di tangan kami sendiri, tentu pemain harus maksimal masa istirahat ini agar bugar lagi di laga terakhir nanti,” pungkasnya.

Sementara itu, manajer SFC Nasrun Umar mengaku tetap memberikan apresiasi bagi Achmad Jufrianto dkk yang sudah bermain maksimal di laga melawan Mitra Kukar. “Pemain sudah berjuang, sekarang fokus kami adalah menyelesaikan putaran grup dengan maksimal dan semoga nantinya laga semifinal dapat dimainkan di kandang kita yakni Jakabaring, mohon doa dan dukungannya,” ujarnya singkat.