Pelatih Sriwijaya FC Beny Dollo mengaku pihaknya siap memberi kejutan kepada tuan rumah Persib Bandung saat kedua tim bentrok untuk memperebutkan posisi juara grup A turnamen Piala Bhayangkara, Sabtu (26/3) malam di stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung. Meski saat ini masih bertengger di puncak klasemen sementara, namun Bendol menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah sebuah keuntungan dan Achmad Jufrianto dkk harus fokus selama 90 menit agar mampu mewujudkan target bermain di kandang saat laga semifinal nanti.

“Saat turun ke lapangan, mereka harus melupakan posisi di klasemen. Karena jika mengingat hal tersebut, fokus mereka terpecah karena sudah berpikir bahwa hasil imbang sudah cukup untuk mengantar SFC pulang ke kandang saat semifinal nanti,” ujar pelatih asal Manado ini. Oleh karena itu, dirinya tetap mengingatkan agar target saat bertemu Persib nanti adalah meraih poin penuh dan bukanlah bermain aman dengan harapan pertandingan berakhir imbang.

Saat ditanya mengenai skuad Maung Bandung sendiri, Bendol menjelaskan bahwa Persib merupakan tim yang kuat dan sulit untuk dikalahkan bila bermain di kandang. “Namun sekarang situasinya berbeda, bila melihat posisi di klasemen maka rasanya mereka yang akan tertekan. Walau seperti saya katakan tadi bahwa jika pertandingan sudah dimulai maka SFC tetap harus berjuang keras mempertahankan peringkat pertama. Persib pun kini juga memiliki masalah yang dulu kami hadapi yakni recovery pemain setelah hanya punya waktu istirahat sehari dari pertandingan terakhir,” tambahnya.

Soal tekanan dari bobotoh, Bendol menyatakan hal tersebut merupakan hal yang wajar dan bagian dari sebuah pertandingan. “Pemain SFC pasti sudah tahu hal tersebut dan mereka akan profesional menghadapinya,seusai kompetisi QNB dihentikan kami pun lebih banyak bermain di luar kandang. Kini adalah kesempatan terbaik untuk mereka membawa tim ini kembali ke Palembang nanti,” ungkapnya.

Menurutnya, performa tim Persib saat ini tengah berada dalam grafik meningkat dan pihaknya harus mewaspadai hal tersebut. “Tapi sebelumnya Persib tidak mengalami hal seperti kami yang harus bermain 3 kali dalam 5 hari, sekarang tinggal bagaimana kami mampu mengatur ritme pertandingan agar tidak terlihat kelelahan seperti laga melawan MItra Kukar lalu,” ujar Bendol.