Manuchekhr Dzalilov dipastikan absen di leg kedua turnamen Piala Presiden 2018 karena harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Sejumlah pemain telah disiapkan oleh pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan untuk mengisi posisi  di lini depan saat menantang Bali United, Rabu (14/2) malam di stadion I Wayan Dipta Gianyar.

Meski baru mencetak 1 gol di ajang pra musim ini, namun sosok pemain terbaik AFC Cup 2017 ini belakangan mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan bersama laskar wong kito. Pergerakannya kerap menghasilkan penalti bagi SFC dan beberapa assist pun sudah dihasilkan oleh pemain asal Tajikistan ini.

Nama Nur Iskandar dan Yogi Rahadian menjadi favorit untuk mengisi posisi sayap kiri yang ditinggalkan oleh Dzalilov. Sebenarnya ada 1 nama lain yang juga sangat bisa diandalkan oleh SFC di posisi ini yakni Esteban Viscarra. Namun Viscarra sempat absen dalam 1 kali latihan karena harus mengurus proses naturalisasinya.

“Kami akan lihat siapa yang dalam kondisi terbaik, karena kami masih ada latihan ringan di Rabu (14/2) pagi nanti. Yang jelas memang pasti akan ada beberapa rotasi di leg kedua nanti,” jelas RD.

Pemain Kunci SFC

Teja Paku Alam: Keberhasilan SFC menjadi tim paling sedikit kebobolan hingga leg pertama semifinal Piala Presiden tidak bisa dipisahkan dari sosok kiper yang sudah 5 musim bermain untuk laskar wong kito ini. Kini Teja PA kembali akan sangat diandalkan untuk meredam aksi Spaso atau Lilipaly, dua nama pemain Bali United yang sangat berbahaya di ajang Piala Presiden ini.

Hamka Hamzah: Dihuni oleh banyak pemain muda, sosok Hamka Hamzah tidak hanya diharapkan membantu pertahanan SFC namun juga menjadi mentor di dalam tim laskar wong kito. Sejauh ini, sejak kehadiran eks pemain timnas ini terbukti mampu menghadirkan ketenangan di jantung pertahanan SFC dan baru sekali kebobolan di babak 8 besar lalu melalui tendangan penalti.

Adam Alis: Sempat dinilai bermain tidak terlalu baik di leg pertama, publik pecinta SFC sangat berharap Adam Malis kembali menunjukkan permainan terbaiknya di leg kedua ini.  Determinasi Adam sekaligus agretifitasnya saat membantu serangan akan menjadi salah satu kunci untuk mengalahkan Bali United

Alberto Goncalves: Kewajiban mencetak gol di kandang Bali United akan membuat SFC dipastikan bermain menyerang. Sosok Alberto Goncalves akan menjadi tumpuan untuk membongkar pertahanan Bali United yang sangat solid.

Bali United

Wawan Hendrawan: Jika ada pemain Bali United yang sangat dibenci suporter SFC, mungkin nama Wawan Hendrawan akan menjadi nama terdepan. Jika bukan karena aksi heroiknya, SFC dipastikan sudah mencetak gol di leg pertama lalu. Kini di kandang sendiri, Wawan akan tetap menjadi andalan di bawah mistar Bali United.

Demerson: Palang pintu asal Brasil ini bermain sangat lugas di leg pertama. Ketenangan plus mampu membaca permainan menjadi salah satu keunggulan Demerson.

Stefano Lilipaly : Diistirahatkannya Lilipaly saat laga perdana AFC Cup menunjukkan betapa pemain naturalisasi asal Belanda ini akan sangat diandalkan Bali United saat menjamu SFC di leg kedua turnamen Piala Presiden 2018. Catatan 5 gol yang sudah dibuatnya sejauh ini menunjukkan betapa vitalnya peran Lilipaly di jantung permainan Bali United

Ilija Spasosevic: Striker timnas Indonesia ini juga diistirahatkan Bali United saat menjamu Yangon United di laga perdana AFC Cup 2018. Kini Spaso diharapkan mampu menunjukkan daya ledaknya saat bertemu SFC di leg kedua Piala Presiden 2018.

Perkiraan susunan pemain :

SFC (4-3-3) : Teja Paku Alam, Marco Meraudje, Hamka Hamzah, Mamadou Ndiaye, Alvin Tuasalamony, Yu Hyun Koo, Zulfiandi, Adam Alis, Makan Konate, Nur Iskandar, Alberto Goncalves

Cadangan : Sandi Firmansyah, Novan Sasongko, Bio Paulin, Esteban Viscarra, Ichsan Kurniawan, Patrich Wanggai, Yogi Rahadian

Bali (4-2-3-1) : Wawan Hendrawan, Dias Angga, Demerson, Ahn Byun, Ricky Fajrin, Fadil Sausu, Taufik, Nick Van Der Velden, Stefano Lilipaly, Yabes Roni, Spaso

Cadangan :  Putu Pager, Agung, Agus Nova, Sukadana, Hanis Saghara, Kevin Brand, I Nyoman Sukarja

Artikel Terkait