Partai panas akan tersaji saat Sriwijaya FC menantang tuan rumah Semen Padang, Jumat (15/7) malam (live di SCTV, pukul 21.00 WIB) dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Duel ini memang dapat disebut sebagai big match mengingat Semen Padang merupakan tim dengan catatan terbaik saat di kandang dengan torehan 100 persen kemenangan dan menjamu laskar wong kito yang juga punya catatan mentereng sebagai tim terbaik saat melakoni laga away.

Semen Padang sebelum laga ini menyapu bersih 4 laga di kandangnya, memasukkan 9 gol dan hanya kebobolan 1 kali. Nil Maizar selaku pelatih kepala Semen Padang pun optimis anak asuhnya dapat meneruskan tren positif tersebut saat harus bertemu dengan SFC yang dianggapnya sebagai salah satu tim terbaik di kompetisi TSC musim ini.

“Kami harus fokus selama 90 menit saat menghadapi SFC, tim yang dalam pandangan saya mampu bermain sama baiknya saat di kandang maupun tandang. Mereka juga punya legiun asing yang cukup berbahaya seperti Beto Goncalves dan ditopang pemain lokal berpengalaman, jadi laga ini tidak akan mudah untuk Semen Padang walau sebelumnya punya rekor yang baik,” ujar Nil Maizar saat sesi pre post match, Kamis (14/7) sore.

Terkait adanya 3 pemain eks Semen Padang yang kini membela SFC, Nil juga mengaku hal tersebut bukanlah sebuah hal yang harus ditanggapi secara berlebihan oleh pihaknya. “Eka Ramdani, Airlangga Sucipto dan Yu Hyun Koo kini sudah di SFC, pemain kami tentu paham bagaimana cara bermainnya, termasuk mematikannya nanti saat pertandingan,” tegasnya.

Dirinya pun mengaku bersyukur di laga ini dapat kembali memainkan Riko Simanjuntak, winger lincah yang di laga terakhir sewaktu melawan Arema Cronus (1/7) lalu harus absen karena menjalami hukuman akumulasi kartu kuning. “Intinya di laga ini kami harus konsentrasi dan tidak lengah, walau punya pemain-pemain yang tadi sudah disebut harus diwaspadai, tetapi bukan berarti yang lain dapat dianggap enteng,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih SFC Widodo C Putro menanggapi dingin dan juga enggan terlalu membicarakan adanya 3 eks Semen Padang di skuadnya saat ini. “Situasinya sudah berbeda, dan meski mereka bertiga pernah bermain disini namun tidak terlalu signifikan pengaruhnya. Jadi itu bukanlah sebuah keuntungan buat SFC,” ujar eks asisten pelatih timnas ini.

Sama seperti Nil Maizar, coach WCP pun melontarkan pujian kepada Semen Padang yang dianggapnya merupakan tim atraktif di TSC musim ini. “Saya sudah melihat permainan mereka dan saat bermain away pun tetap keluar menyerang. Tentu hal yang sama pasti akan lebih terlihat saat di kandangnya nanti, kami harap pertandingan akan menghibur dan SFC minila mampu mencuri poin di Padang,” tambahnya.

Berbeda dengan Semen Padang yang akan diperkuat pemain andalannya, SFC sendiri harus kehilangan 2 pilarnya yakni Teja Paku Alam dan Achmad Jufrianto yang terkena sakit. Teja sendiri di 9 laga sebelumnya pun selalu menjadi pilihan pertama dan melawan Semen Padang, WCP harus memutar otak mencari penggantinya.

“Kami punya 3 kiper yang selama ini dilatih dengan teknik dan porsi yang sama, kebetulan saja Teja yang lebih mendapat kesempatan selama ini. Saya sendiri tidak terlalu merisaukan hal ini dan percaya baik Yogi Triana atau Try Hamdani nanti dapay menggantikan Teja dengan baik, sebagai pelatih saya tentu harus memberikan kepercayaan penuh kepada mereka,” pungkasnya. (dedi)

Perkiraan susunan pemain :

Semen Padang (4-4-2)

Rivky Mokodompit, Hengki Ardiles, Hamdi Ramdan, Cassio Fransisco, Novan Sasongko, Irsyad Maulana, Vendry Mofu, Mekan Nasirov, Riko Simanjuntak, Nur Iskandar, Marcel Sacramento

Cadangan : Reza Pratama, Agung Prasetyo, Satrio Syam, Rudi, Adi Nugroho Diego Santos, Defri Risky

SFC (4-2-3-1)

Yogi Triana, Supardi, Fahrudin, Mauricio Leal, Wildansyah, Yu Hyun Koo, Eka Ramdani, Ichsan Kurniawan, M Ridwan, Hilton Moreira, Beto Goncalves

Cadangan : Try Hamdani, Ngurah Nanak, Zalnando, Achmad Hisyam Tolle, Firman Utina, Anis Nabar, Airlangga Sucipto

RelatedPost