PALI — Berita menggembirakan bagi pencinta sepak bola di Bumi Serepat Serasan, karena dari 20 kuota pemain yang di kirimkan PSSI Sumatra Selatan (Sumsel) dua nama peserta asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) keluar sebagai perwakilan Timnas U19.

Namun, tiket tersebut tidak diberikan begitu saja alias gratis oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumsel. Induk organisasi sepak bola di Sumsel ini, memberikan seleksi yang cukup ketat terhadap 39 peserta Se-sumsel.

Dengan prestasi ini, Kabupaten PALI pantas di acungi jempol, meskipun tergolong Kabupaten baru, karena dua peserta yang lolos tersebut berasal dari Bumi Serpat Serasan.

Karena seleksi timnas U19 PSSI PALI hanya mengirimkan tiga orang perwakilan dan yang berhasil lolos dua peserta, dan seleksi timnas U19 yang dilaksanakan oleh Asosiasi PSSI Provinsi Sumatera Selatan

Seleksi pada 26 Februari 2017, dipusatkan di Stadion Gelora Jakabaring Palembang, dan diikuti oleh 39 peserta  dari berbagai Kabupaten/Kota Se-Sumsel.

“Kita kirim tiga pemain,  Pandi Handoko asal Desa Karang Agung, Musabab asal Desa Panta Dewa Romadhan asal Desa Babat dan dalam seleksi tersebut yang lolos hanya dua orang yaitu Pandi Handoko dan Musabin, dan direncanakan dua orang tersebut dipangil Asprov PSSI Sumsel pada hari ini,” Jelas Hendrik Halim ketua Harian KONI PALI,Kamis (9/3).

Masih kata Agus lolosnya kedua perwakilan PALI tersebu tidak terlepas dari kerja keras Ketua KONI Ir H Heri Amalindo MM sekaligus Bupati Kabupaten PALI, yang memberikan dukungan terhadap PSSI Kabupaten PALI

“Ini bukti keseriusan Ir H Heri Amalindo MM, selaku Ketua KONI PALI, yang ingin menjadikan Kabupaten PALI sebagai lombong Atlit di Sumsel, dan beliau tidak main main dalam hal pembinaan dan promosi atlit khususnya di sumsel ini.” Pungkasnya. (yudhi)

Artikel Terkait