Adanya kewajibaan pengunaan pemain U21 di turnamen Piala Bhayangkara langsung mendapat respon dari manajemen Sriwijaya FC. Dua pemain tambahan dari PON Sumsel pun didatangkan untuk menambah kekuatan di dalam tim sekaligus melengkapi kuota 4 pemain U21 yang ditetapkan oleh panpel turnamen Piala Bhayangkara.

 

“Di turnamen Piala Bhayangkara ini memang setiap tim diwajibkan mendaftarkan minimal 4 pemain U21 dari total 25 pemain yang bisa dimainkan. Sebelumnya SFC sudah memiliki Ichsan Kurniawan dan Zalnando yang memenuhi kriteria tersebut, sehingga harus kita tambah 2 pemain lagi dari skuad PON Sumsel,” jelas Achmad Haris, sekretaris tim SFC saat dihubungi Rabu (16/3) sore.

 

Setelah berkoordinasi dengan jajaran manajemen PON Sumsel, dua pemain yang kini diperbantukan ke laskar wong kito adalah gelandang Reza Erlangga dan Mariando Djonak yang berposisi sebagai striker. Bahkan Reza Erlangga sendiri sudah terlihat di hotel Sheo Bandung, Rabu (16/3) sore dan bergabung dengan Asri Akbar dkk.

 

“Reza memang kita harapkan secepatnya langsung berlatih dengan tim SFC, karena peraturan di turnamen Piala Bhayangkara ini berbeda dengan turnamen Piala Presiden lalu yang juga menerapkan kewajiban penggunaan pemain U21, dimana pemain muda yang didaftarkan akan mendapatkan menit bermain yang cukup lama nantinya,” jelasnya.

 

Menurutnya, jika di turnamen Piala Presiden lalu pemain U21 wajib masuk dalam line up, maka hal yang sama juga akan diterapkan di Piala Bhayangkara. “Tetapi bedanya pemain U21 di turnamen Piala Bhayangkara ini wajib dimainkan penuh selama 90 menit, dan jika ditarik keluar maka harus diganti oleh pemain yang juga berasal dari U21. Saat ini kami tinggal menunggu kepastian apakah hanya 1 pemain atau 2 pemain yang wajib bermain dari awal,” tambahnya.

 

Pihaknya sendiri mengaku tidak terlalu mempermasalahkan kebijakan ini walau berharap ada solusi lain untuk meningkatkan prestasi pemain muda. “SFC selama ini juga sangat peduli dengan pembinaan pemain muda, terbukti dalam 2 musim terakhir kompetisi Indonesian Super League (ISL) U21 kita selalu masuk final dan sekali menjadi juara. Kami berharap kedepan semua pemangku kebijakan juga dapat menggulir turnamen serupa atau jika semuanya sudah normal kembali, maka ISL U21 juga harus diputar seperti sedia kala,” pungkasnya.