PALEMBANG — Menurunnya performa Sriwijaya FC di kompetisi Liga I Indonesia 2017 mendapatkan perhatian khusus dari Dodi Reza Alex. Presiden laskar wong kito ini bahkan segera mengumpulkan jajaran terkait termasuk juga kelompok suporter SFC, Sabtu (21/9) malam di Palembang untuk membahas hal ini.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Bupati Muba ini menjelaskan kondisi yang terjadi saat ini dan mendengar langsung masukan dari para suporter SFC. “Kondisi saat ini memang tidak biasa dan sebuah anomali, namun saya berharap seluruh suporter terus mendukung tim yang saat ini performanya sedang menurun. Kami akan terus fight di pertandingan tersisa dan posisi SFC saat ini bukanlah tempatnya,” ujar Dodi saat memulai perbincangan dengan suporter.

Beberapa poin kesimpulan terkait anjloknya prestasi SFC musim ini pun dibahas bersama. “Memang harus diakui ada sebuah kesalahan dan menjadi pelajaran berharga buat kita semua. Namun manajemen selama ini juga sangat mendengar masukan dari seluruh pecinta dan suporter SFC, sejak awal transfer pemain hingga proses persiapan tim pun banyak saran dari mereka yang kita tampung,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dodi juga berharap para suporter untuk terus memberikan dukungan positif di sisa pertandingan kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 musim ini. “Manajemen tidak anti kritik, di pertemuan tadi seluruh keluh-kesah, kritik dan masukan mereka semuanya ditampung. Beberapa diantaranya juga langsung saya penuhi seperti masalah tiket di stadion Bumi Sriwijaya yang kapasitasnya lebih sedikit ketimbang di Jakabaring,” tambahnya.

Dodi juga menyebutkan bahwa di 10 tahun kepemimpinannya menahkodai SFC sudah banyak suka-duka yang dialami. “Ada 5 manajer yang sudah pernah bekerjasama dengan saya selama ini, jika para suporter kecewa dengan performa tim saat ini maka saya jauh lebih sedih. Tetapi semua sudah terjadi dan sekarang kita fokus memperbaikinya di sisa pertandingan, namun persiapan untuk musim depan sudah harus dimulai dari sekarang,” pungkasnya.

Sementara itu, 3 kelompok suporter SFC yang hadir sepakat untuk tetap mengawal tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini. “Mudahan-mudahan apa yang dialami SFC musim ini hanyalah sebuah siklus, namun untuk musim depan memang harus sudah dipersiapkan dari sekarang. Kami berharap manajemen sudah menyiapkan kerangka tim yang mumpuni dan menutupi kekurangan yang terlihat sekarang,” ujar Aang, perwakilan dari Sriwijaya Mania.

Pemilihan pelatih pun diharapkan tidak diputuskan dengan tergesa-gesa sehingga apa yang terjadi di awal musim ini tidak terulang kembali. “Manajemen mungkin mendengarkan banyak masukan saat mengganti pelatih di awal musim ini, namun itu menjadi pelajaran berharga. Soal dukungan, percayalah suporter akan terus mendampingi, kemarin saat di Madura pun ada perwakilan kami yang datang langsung kesana untuk mensupport,” jelas Ariyadi Eko Neori, ketua umum Singa Mania.

Sedangkan Agung Fahrurrozi menyoroti kebijakan panpel SFC saat menggelar pertandingan di kandang baru SFC, stadion Bumi Sriwijaya. “Ada beberapa hal yang kami rasa cukup merugikan, disaat tim sedang terpuruk saat ini maka dukungan itu akan sangat dibutuhkan dan selama ini suporter sudah membuktikan tetap hadir apapun kondisi SFC. Karena itu kami berharap panpel dapat lebih memberikan kebijakan yang tidak merugikan dan tadi Presiden SFC pun sudah menyatakan akan menindaklanjuti hal ini,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait