PALEMBANG — Untuk melakukan koordinasi dalam mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil DJP Sumsel Babel) melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama pemerintah kabupaten Ogan Ilir.

Kerjasama yang diinisasi oleh Kepala KPP Pratama Kayu Agung, Yulius Yulianto dan Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Indralaya, Ade Firmansyah dilakukan untuk meningkatkan jalinan kerjasama yang selama ini sudah terjalin dalam hal peningkatan mutu peran DJP dan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk mengoptimalisasikan penerimaan pajak dan retribusi untuk kesejahteraan masyarakat Ogan Ilir.

Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung, M. Ismiransyah M. Zain menjelaskan pentingnya kerjasama ini dilakukan, untuk lebih intensif dalam koordinasi terkait peningkatan Penghasilan Asli Daerah Kabupaten Ogan Ilir.

Kepatuhan pembayaran dan pelaporan pajak harus terus ditingkatkan. Perlu diperhatikan juga perihal pemungutan PPh Pasal 21 dan 22 terkait naiknya Dana Bantuan Desa dari 137 Milyar di tahun 2016 menjadi 177 Milyar di tahun 2017.

Sementara bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam menjelaskan pentingnya kerjasama ini dilakukan. Seperti yang telah diketahui bersama, pembangunan di wilayah Ogan Ilir didanai oleh pajak. Koordinasi untuk mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan dari sektor pajak perlu ditingkatkan. Selain itu kerjasama ini perlu ditindaklanjuti dengan pengembangan Sumder Daya Manusia (SDM) pegawai Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam bentuk pelatihan pengetahuan perpajakan.

Acara yang digelar di Kantor Bupati Ogan Ilir selain dihadiri oleh Plt. Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam juga dihadiri oleh seluruh Pimpinan SKPD se-Kabupaten Ogan Ilir. Selain penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama acara dilanjutkan dengan pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Plt. Bupati beserta Sekda Kab. OI menggunakan sarana e-Filing.

Sebelum menutup acara, H. M. Ilyas Panji Alam kembali menghimbau kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir untuk mencontoh dirinya mengikuti program Amnesti Pajak. Program Amnesti Pajak akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2017. (juniara)

Artikel Terkait