PALEMBANG — Untuk kesiapan menghadapi persaingan di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar seleksi daerah calon kompetitor Asean Skills Competition (ASC) XII tahun 2017.

Dalam ASC 2017 tersebut, sebanyak lima kejuruan diperlombakan yakni Design Grafis, Automobile Technology, Electronic, Electronic Instalation, serta Refrigeneration and Air Conditioning.

Sebanyak 50 peserta mengikuti selekda ASC 2017 tersebut. Masing-masing juara di tiap kategori akan diikutsertakan pada ajang yang sama untuk tingkat nasional yang akan digelar September mendatang.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Dinaskertran Sumsel, Yasrowi mengatakan, setiap tenaga kerja Indonesia harus memiliki keahlian dan keterampilan agar memiliki daya saing.

“Kalau tenaga kerja kita tidak memiliki kompetensi di dunia kerja ya jelas akan kalah dengan tenaga kerja dari luar,” ucapnya saat diwawancarai disela pengumuman seleksi daerah ASC 2017 di Hotel Imara Palembang, Rabu (19/4).
Lanjut Yasrowi, melalui ASC tersebut pihaknya menilai hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk peningkatan kompetensi dan berdaya saing.

“Kalau tenaga kerja kita sudah memiliki kompeten pasti sanggup bersaing. Namun jika tidak punya kompetensi di bidang masing masing otomatis kalah sama tenaga kerja asing, terlebih sekarang sudah era MEA,” kata dia.

Dengan adanya ASC tersebut, tambahnya, diharapkan tiap peserta minimal dapat memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing dan mudah mencari pekerjaan.

“Untuk yang juara biasanya langsung dilirik oleh berbagai perusahaan. Tapi memang persaingan di tingkat nasional jauh lebih,” tukasnya. (juniara)

Artikel Terkait