PALEMBANG — Untuk menyukseskan tertib administrasi kependudukan dan pencatatan sipil yang berkualitas dan bertanggung jawab, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat koordinasi di Auditorium Graha Bina Praja, Kamis (16/02).

Wakil Gubernur Sumsel, H. Ishak Mekki saat membuka rapat mengatakan, bahwa koordinasi kependudukan merupakan hal sangat penting namun juga riskan apalagi saat ini akan menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018.

Untuk itu, Ishak Mekki berharap agar data kependudukan dapat dikoordinasikan dengan tepat sehinnga daftar pemilih kedepannya nanti sesuai dengan jumlah penduduk.

“Harus lakukan koordinasi dengan provinsi agar daftar pilih dengan jumlah penduduk benar dan tepat,” kata orang nomor dua di Sumsel ini.

Selain itu, Ishak juga menegaskan, perekaman E-KTP harus diselesaikan secara tuntas dan tidak ada lagi penggunaan KTP Sementara.

“Kita tidak menginginkan ada pemilih ganda dan juga ada yang belum mendapat KTP, jadi pada saat pilkada 2018 nanti tidak ada permasalahan yang timbul,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ishak berharap agar masyarakat bisa memiliki KTP dan terdaftar di kartu keluarga sehingga masyarakat memiliki hak pilih.

Sementara, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Septiana Zuraida, mengungkapkan bahwa ini adalah rapat koordinasi yang pertama bagi Disdukcapil.

“Rakor ini tidak hanya sekali tetapi akan terus diadakan termasuk di kabupaten kota, yang tujuannya untuk mensinergikan kevalidan data yang ada di kabupaten kota,” katanya.

Ana, sapaan akrabnya juga mengatakan dalam rapat ini akan diadakan dengar pendapat tentang kendala yang ada di daerah. “Dari hasil pendapat tersebut, kita akan mencarikan solusinya,” tutup Ana. (juniara)

Artikel Terkait