PALEMBANG — Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berencana mengadakan kegiatan kesenian daerah yang mengusung tema ‘Pembinaan Kreatifitas Seni Budaya Sumsel’ lewat lomba tari kreasi daerah, modifikasi pakaian adat dan karnaval budaya pelajar pada Selasa mendatang (2/8/2016).

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs. Widodo, M.Pd, Minggu (31/7) mengatakan kegiatan tersebut merupakan kali pertama diselenggarakan, Sumsel dinilai kaya akan seni budaya yang tersebar di 17 kabupaten dan kota.

Selain itu, alasan lain yang menjadi dasar kegiatan ini karena budaya luar sudah menjamur sementara budaya lokal Sumsel cenderung tertinggal dan dikhawatirkan tergerus dan punah.

“Pelajar sebagai generasi muda sangat rentan pengaruh budaya luar. Di sisi lain pelajar juga sangat tepat dan efektif dijadikan sebagai pelaku dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya khususnya di Sumsel, serta karya budaya Sumsel perlu dilestarikan, dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat luas. Dengan latar belakang tersebut, maka kami ingin meciptakan wadah bagi siswa dalam meningkatkan kreatifitas mengembangkan budaya Sumsel sekaligus menghidupkan rasa cinta generasi muda atau pelajar Sumsel agar mencintai seni budaya daerahnya,” ujar Widodo.
Rencananya, kegiatan tersebut akan diikuti sekitar 800 peserta siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat dari seluruh penjuru Sumsel. Adapun karnaval dan lomba dilaksanakan di tempat terpisah. Khusus untuk karnaval akan dilaksanakan di pusat keramaian.

“Kalau untuk lomba tari kreasi daerah dan modifikasi pakaian adat dilaksanakan di asrama haji kilometer 9. Untuk karnaval, karena ini sifatnya meriah, maka dilaksanakan di PIM supaya banayk yang menyaksikan,” ungkap Widodo.

Ia berharap, acara ini dapat berlangsung rutin setiap tahun dan diharapkan pasca Asian Games 2018 masuk dalam kalender internasional. “Kita ini ingin mengangkat keragaman seni budaya Sumsel yang terkenal lewat Sriwijaya dan kali ini lewat anak-anak muda kita. Mudah-mudahan berjalan sukses seperti tujuan,” tutupnya. (juniara)

RelatedPost