PALEMBANG — Jumlah pertumbuhan hotel yang tinggi di kota Palembang ternyata menjadi tolak ukur meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke kota pempek. Hal tersebut diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Herlan Aspiudin saat memberikan sambutan pada Musyawarah Daerah (Musda) VII Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PHRI di Hotel Aryaduta, Rabu (28/9).

Menurutnya, jumlah hotel yang terus bertambah tentunya untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi para wisatawan yang berkunjung ke Palembang. Bahkan Herlan mengatakan, akan ada 30 hotel baru di Palembang hingga dua tahun mendatang. Tentunya jumlah pertumbuhan hotel tersebut untuk menyambut Asian Games 2018.

“Juni lalu saja ada Hotel Santika di Jalan Rajawali yang sudah beroperasi. Tidak lama lagi  Hotel Excelton di Jalan Demang Lebar Daun juga sama. Memang Palembang saat ini sedang diserbu wisatawan,” katanya.

Dirinya berharap tren positif ini terus berlanjut hingga perhelatan turnamen olahraga multievent Asian Games bergulir. Peningkatan kuantitas hotel dijanjikannya seiring dengan peningkatan kualitas. “Tinggal kita harus pandai mengelola industri perhotelan agar semakin menarik wisatawan,” katanya lagi.

Senada dengan Herlan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Sumsel, Irene Camelyn Sinaga mengungkapkan hal sama. Menurutnya, saat ini kota Palembang mulai jadi perhatian karena menjadi salah satu spot of international tourism, sehingga banyak wisatawan yang datang.

“Sejak ada Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret lalu, Palembang sudah banyak dikunjungi dan ketika itu hunian hotel full. Apalagi kalau ke depan kita adakan event-event yang berkaitan dengan promosi pariwisata. Semakin banyak wisawatan, semakin banyak permintaan kamar hotel,” jelasnya.

Melalui Musda kali ini, Disbudpar dan PHRI Sumsel bersinergi menyatukan kekuatan membangun pariwisata Sumsel supaya lebih “laku” dan dibanjiri wisatawan.  (juniara)

Artikel Terkait