Hasil kurang maksimal diraih tuan rumah Sriwijaya FC setelah ditahan imbang oleh tamunya Pelita Bandung Raya 1-1, Sabtu (4/4) di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Meski menguasai jalannya pertandingan dan memiliki sejumlah peluang emas, namun skuad asuhan Beny Dollo ini harus puas dengan 1 poin setelah David Laly memaksa hasil imbang setelah tendangannya menembus gawang Dian Agus Prasetyo di menit 76 babak kedua.
Asisten pelatih SFC, Hendri Susilo mengaku memang laga perdana penuh kejutan. “Inilah sepakbola, saya pikir SFC hanya kurang beruntung. Terbukti di babak pertama ada banyak peluang yang dihasilkan, dengan banyaknya permasalahan yang terjadi sebelum kompetisi ini bergulir saya pikir hasil imbang ini tidak terlalu buruk,” ungkapnya saat jumpa pers usai pertandingan.
Sementara itu, pelatih PBR Dejan Antonic mengaku sangat bersyukur dapat mencuri poin di kandang lawan. “SFC tim yang besar, ada 2-3 pemain di skuad PBR yang bahkan belum pernah mencicipi kerasnya persaingan ISL. Laga ini sangat berat sekali setelah apa yang terjadi dengan kondisi tim kami dalam beberapa 1 tahun terakhir, kalian sudah pasti tahu kesulitan finansial yang dialami,” ungkap pelatih asal Kroasia ini.
Di babak pertama, SFC langsung menurunkan skuad terbaiknya dan memasang strategi ofensif dengan memasang 4 striker utama. Hasilnya langsung terlihat dengan banyaknya peluang yang tercipta, salah satunya saat tendangan keras Goran Ljubojevic hanya membentur tiang gawang di menit 10.
Pertandingan sendiri berlangsung dalam tempo yang cepat dan keras, sehingga beberapa wasit M Agung asal Jakarta harus menghentikan pertandingan. Dua kartu kuning juga dikeluarkan oleh pengadil di lapangan ini kepada Boban Nikolic (PBR) dan Abduolaye Maiga (SFC) karena dianggap mengganjal keras pemain lawan.
Kebuntuan untuk SFC sendiri akhirnya pecah di injury time babak pertama setelah Goran berhasil menjebol gawang PBR melalui sundulan kepala. Gol pemain asal Kroasia ini lahir setelah memanfaatkan umpan terukur Patrick Wanggai dari sisi kiri pertahanan PBR sekaligus menutup babak pertama untuk keunggulan SFC.
Namun petaka bagi SFC terjadi di menit 76 babak kedua, serangan balik yang disusun oleh Wawan Febriyanto mampu diselesaikan dengan baik oleh David Laly. Setelah mencatat beberapa peluang melalui Morimakan Koita, namun dewi fortuna belum memihak SFC dan wasit pun akhirnya meniupkan peluit panjangnya dengan hasil imbang 1-1.

Artikel Terkait