Sriwijaya FC harus mengubur ambisinya untuk merebut tiket ke babak final turnamen Piala Gubernur Kaltim setelah hanya mendapatkan 3 poin di semifinal yang menggunakan format trofeo. Di partai pertama saat menghadapi tuan rumah Pusamania Borneo FC, Asri Akbar dkk harus menerima pil pahit setelah dikalahkan lewat drama adu penalti 4-3.

Babak penalti sendiri harus dimainkan setelah kedua tim mencatat hasil imbang 1-1 di 45 menit pertama. Sempat memimimpin 1-0 terlebih dulu lewat Alberto  Goncalves di menit 5, SFC akhirnya kebobolan di penghujung laga melalui tendangan bebas Edison Alves. Saat adu tos-tosan, dua eksekutor SFC yakni Syaiful Indra Cahya dan Achmad Jufrianto gagal menyarangkan bola ke gawang PBFC yang dijaga oleh kiper asing Yoo Jae Hon, sementara di kubu Pesut  Etam hanya Sultan Samma yang kurang beruntung menjebol gawang SFC.

Di laga kedua, SFC yang sudah terforsir tenaganya harus menghadapi Surabaya United yang lebih segar kondisinya. Namun lagi-lagi Alberto Goncalves menunjukkan kelas dengan kembali mencetak gol dan membawa SFC unggul lewat tandukannya memanfaatkan umpan matang Bayu Gatra. Tetapi seperti di laga pertama, kelengahan barisan pertahanan SFC membuat Dian Agus Prasetyo harus memungut bola dari gawangnya setelah Otavia Dutra berhasil memanfaatkan kemelut di kotak penalti.

Dengan hasil ini, SFC hanya akan bermain di perebutan 3-4 melawan Arema Cronus, Minggu (13/3) mendatang. Pelatih SFC, Hartono Ruslan mengaku anak asuhnya kurang beruntung di laga ini dan sudah menunjukkan kerja keras sepanjang permainan. “Kami selalu memimpin 2 kali di babak ini, namun inilah sepakbola. Soal format trofeo, kami tidak mempermasalahkannya karena tim lain yang juga merasakan yang sama,” jelasnya.

Namun hal berbeda disampaikan oleh kapten SFC, Achmad Jufrianto yang menganggap format trofeo ini kurang greget. “Kalau boleh memilih, tentu lebih seru kalau menggunakan semifinal murni. Tetapi ini bukan untuk mencari alasan, yang jelas SFC sudah berusaha sebaik mungkin dan di adu penalti faktor keberutungan juga berpengaruh,” ujar Jupe, panggilan akrabnya.