Sriwijaya FC harus menunda asa untuk langsung lolos ke babak 8 besar turnamen Piala Presiden 2015 setelah di laga kedua harus mengakui keunggulan tuan rumah Arema Cronus dengan skor 1-3, Sabtu (5/9) di stadion Kanjuruhan Malang. Dengan hasil ini laskar wong kito harus mengalahkan Persela Lamongan di laga terakhir Grup B, Rabu (9/9) jika ingin merebut satu tiket ke babak 8 besar.

Dalam laga yang berlangsung dengan tempo cepat dan keras ini, sosok Lancine Kone yang juga mantan pemain SFC di musim 2013/2014 tampil menjadi pembeda. Tidak hanya menyumbangkan 2 gol, namun pemain berkaki kidal ini juga meneror pertahanan SFC sepanjang laga.

“Kami mengakui keunggulan Arema Cronus di laga ini, namun jika berbicara teknis pertandingan sebenarnya SFC tidak kalah,” ujar asisten pelatih SFC, Hartono Ruslan saat jumpa pers usai pertandingan. Menurutnya, meski kalah dalam penguasaan bola namun anak asuhnya tetap mampu menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol, terutama di babak kedua. “Dalam laga ini memang ada beberapa catatan yang harus secepatnya kami evaluasi yakni antisipasi bola mati dan duel udara. Selain itu tentu penyelesaian akhir di depan gawang lawan,” jelasnya.

Sementara itu pelatih Arema, Joko Susilo bersyukur anak asuhnya mampu mengamankan poin penuh dan membuka peluang lolos ke babak selanjutnya. “Di babak kedua saya akui sempat salah strategi dan hasilna tidak hanya memperkecil skor, tim lawan juga mampu membuat sejumlah peluang. Namun kami bersyukur kesalahan tersebut cepat diantisipasi dan hasilnya sangat baik,” ungkap Gethuk, panggilan akrabnya usai pertandingan.

Lancine Kone sendiri menjelaskan bahwa keberhasilan dirinya mencetak 2 gol di laga ini tidak hanya kualitas individu semata. “Saya tidak mungkin mampu bikin gol tanpa dukungan dari pemain lain, jadi kemenangan ini adalah kerja keras seluruh tim,” ungkap Kone.

Mengenai gol yang dicetaknya ke gawang mantan klubnya, menurut Kone hal tersebut biasa dalam sebuah pertandingan. “Saya punya kenangan baik selama di SFC, tapi ini sepakbola profesional dan tidak ada masalah jika harus bikin gol ke mantan klub,” ujar Kone.