PALEMBANG — Sriwijaya FC dihantui rekor buruk saat menjamu Bhayangkara FC, pasalnya pertemuan terakhir di stadion GSJ Palembang, gawang Teja Paku Alam berhasil dibobol sebanyak 4 kali tanpa balas. Tetapi Oswaldo Lessa menyebut anak asuhnya tidak akan terpengaruh catatan tersebut dan siap membalasnya musim ini.

“Hal seperti itu normal di sepakbola, tetapi saya tidak percaya rekor pertemuan. Sekarang kondisinya berbeda, justru kami sangat bernafsu untuk mematahkan catatan itu. Saya pikir pemain sudah siap, tidak ada keraguan dalam diri saya, mereka akan kembali turun dengan penampilan terbaik 100 persen dan menunjukkan kepantasan mereka menggunakan jersey SFC,” ujar Lessa.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Simon McMenemy yang mengaku catatan superior tersebut justru merugikan pihaknya. “Saya pernah ke Palembang di tahun 2012 sewaktu bersama Mitra Kukar dan itu jadi momen yang berat. Kalau musim lalu kami pernah menang besar, saya berharap hal ini tidak akan menjadi tekanan buat tim yang sekarang,” ungkap Simon.

Dirinya pun menyebut bahwa tekanan kini justru berada di pihaknya pasca mengalami kekalahan beruntun di 2 laga terakhir. “Saat kamu kalah, wajar bila ada tekanan dari banyak pihak. Saya sudah berbicara ke pemain dan mereka tidak akan mengingat catatan musim lalu, sebagai penyemangat sah-sah saja, tetapi bila itu dijadikan patokan maka akan sangat berbahaya,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait