Laskarwongkito.com-Sejak menangani Sriwijaya FC di 5 laga terakhir, Subangkit nyaris selalu memainkan starting eleven berbeda. Pelatih yang baru membesut laskar wong kito di awal putaran kedua kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 ini memang memiliki sejumlah kendala mulai dari badai cedera, pemanggilan ke timnas hingga hukuman larangan bermain bagi anak asuhnya sehingga rotasi menjadi pilihan yang tak dapat terelakkan.
Salah satu yang terkena dampak rotasi adalah Mohamadou Al Hadji, pemain yang juga baru bergabung di putaran kedua. Pemain naturalisasi awalnya digadang-gadang akan menjadi pilihan utama untuk posisi bek tengah. Namun kehadiran Alan Henrique dan Goran Gancev membuat Subangkit beberapa kali harus merubah taktik guna mengakomodir pemain yang dulunya berasal dari Kamerun ini.
Mulai dari menjadi trio bek tengah, bek kanan hingga kiri sudah dilakoninya sejak bergabung dengan SFC.
Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Hadji mengaku tidak mempermasalahkan kebijakan rotasi yang dilakukan tim pelatih SFC. “Saya datang untuk membantu SFC, pelatih juga tahu mana yang terbaik untuk tim saat di lapangan, jadi mau ditempatkan dimanapun saya harus profesional,” ujarnya saat dihubungi Jumat (21/9) siang.
Hadji pun menyebut perpindahan posisi pun sebenarnya bukan hal baru baginya. “Mungkin tidak banyak yang tahu, dulu saat saya masih bermain di Thailand, posisi saya adalah striker. Namun memang ketika pindah ke Indonesia, Sadissou Bako eks pemain Barito Putera dan Persipura yang mengajak kesini menilai kemampuan saya bisa juga digunakan sebagai stopper dan sejak itu memang lebih banyak bermain di lini pertahanan,” jelasnya.
Bahkan Hadji pun menyebut awal mulai kariernya sebagai pesepakbola profesional di kompetisi Liga 3 Kamerun, bukanlah sebagai bek ataupun striker. “Di awal karier saya dulu, saya adalah seorang kiper. Namun itu sudah lama sekali, memang masih ada sisa-sisa tekniknya, tetapi hanya untuk fun game saja kalau kiper,” bebernya.
Terkait kondisi tim SFC saat ini, Hadji menyebut bahwa dirinya optimis akan mampu membawa klub kebanggaan masyarakat Sumsel ini ke peringkat yang lebih baik lagi. “Terpenting sekarang kita fokus ke setiap pertandingan dan tidak boleh kehilangan poin, secara umum progress tim semakin baik,” pungkasnya. (red/win)

Artikel Terkait