Palembang-Dalam waktu dekat kawasan Dekranasda Jakabaring akan dikelola oleh pihak swasta yakni PT. Rancang Bangun Pundi Nusa menjadi objek wisata alternatif dan pusat aktifitas masyarakat Kota Palembang.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Joko Imam Sentosa mengatakan, pada dasarnya pemerintah Provinsi Sumsel sangat menyambut baik rencana ini dan bersyukur karna ada pihak swasta yang menawarkan pengelolaan Dekranasda Jakabaring yang akan memberikan banyak keuntungan baik bagi pemerintah, swasta sebagai pengelola maupun masyarakat.

Menurutnya, melalui rencana kerjasama ini diyakini pada saatnya nanti Jakabaring Palembang akan menjadi kawasan yang sangan bagus, maju dan terkelola dengan baik. Bahkan banyak kawasan strategis lainnya yang akan ditawarkan pemerintah Sumsel agar dapat dikelola dengan baik.

“Terkait Kerjasama ini, segera akan disiapkan MoU antara Pemerintah Provinsi Sumsel dengan pihak Direktur PT. Rancang Bangun Pundi Nusa untuk selanjutnya mulai dilaksanakan sehingga diharapkan sebelum Asian Games sudah selesai” tegasnya.

Hal ini disampaikan Plt. Sekda Provinsi Sumsel Joko Imam Sentaso saat memimpin rapat dan paparan PT. Rancang Bangun Pundi Nusa terkait pengembangan dan revitalisasi lahan Dekranasda Jakabaring menjadi objek wisata alternatif dan pusat aktifitas masyarakat Kota Palembang, di ruang rapat Setda Pemprov. Sumsel, Selasa (11/7).

Direktur PT. Rancang Bangun Pundi Nusa, Riantoni dalam paparanya menyampaikan bahwa selain menata, mengelola untuk memperindah, pihaknya juga akan mengutamakan memberdayakan masyarakat.

Menurut Riantoni, pihaknya sudah menyusun terkait rencana pengelolaan yakni diantaranya akan menyajikan berbagai fasilitas seperti Food & Beverage Area, Culture Area, Publik Market, Special Tenant, Nasional Landmark, Outdoor Activity, Jogging Track, Amphitheater, Main Gate, Romantic Garden, Mice Area, Hotel/Wisma, dan lainnya.

“Kita utamakan para pelaku UMKM, pedagang kaki lima dan lainnya untuk kita berdayakan sehingga tertata dengan baik. Jika mereka kekurangan biaya pendanaan akan kita bantu melalui Kredit Usaha Rakyat,” terangnya.

Lanjut Riantoni, Selain pengelolaan lahan Dekranasda Jakabaring, pihaknya juga telah menyiapkan rencana penatanan Danau OPI Jakabaring, dengan berbagai fasilitas menarik. “Mengenai perizinan cukup dengan hak Pengelolaan, kita harapkan adanya awalan dari kerjasama ini sebagai landasan dalam mengambil langkah selanjutnya, yang pasti semua akan kita upayakan selesai sebelum Asian Games 2018,” ujarnya.

Sementara, dalam rapat yang dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah terkait ini di sampaikan juga kondisi saat ini dari lahan Dekranasda Jakabaring diantarnya terdapat gedung induk Dekranasda yang perlu renovasi, ada anjungan 15 Kabupaten/Kota, Gazebo yang tidak layag pakai, Gedung Balai Promosi dan Lainnya. (rill)

Artikel Terkait