Sosok Dejan Antonic sempat berkaca-kaca dan membuat puluhan wartawan yang meliput laga Sriwijaya FC melawan Pelita Bandung Raya (4/4) kemarin menjadi terharu. Saat sesi jumpa pers usai pertandingan, pelatih asal Serbia ini memang sempat membuka sedikit mengenai kondisi anak asuhnya yang bermain spartan saat menghadapi laskar wong kito.

Bahkan Dejan yang juga sempat bermain di Liga Indonesia sempat mengucap kata-kata ‘Berat Sekali’ berulang kali saat ditanya kondisi timnya saat ini. “Berat sekali, karena kami harus mengawali musim ini dengan tidak digaji selama 4 bulan dan itu sangat berpengaruh ketika persiapan,” jawabnya saat ditanya awak pers mengenai dapur PBR sekarang.

Dirinya juga tidak menampik bahwa Kim Jefrey dkk bermain seperti tidak ada lelah saat menghadapi SFC karena ingin menjaga nama baik PBR sebagai semifinalis ISL musim lalu. “Saat tiba di Palembang, pemain akhirnya mendapatkan haknya walau baru dibayar 2 bulan dulu, semua bisa lihat bagaimana di lapangan itu juga menjadi motivasi tambahan, bayangkan jika gaji mereka dilunasi semuanya,” tegasnya.

Menurutnya, usia produktif pesepakbola di Indonesia tidaklah panjang dan cenderung sudah akan menurun di usia 32 tahun. “Wajar ada kekhawatiran di pemain soal masalah tersebut, tapi sekali lagi kami membuktikan mampu loyal di tengah kondisi buruk ini. Bagaimana jika seorang wartawan atau profesi lain sampai 4 bulan gajinya tidak dibayarkan. Saya tertawa untuk menghibur diri, namun saya sedih karena ada orang lain yang tertawa seolah tidak menunjukkan rasa simpatinya terhadap situasi ini,” pungkasnya.

Artikel Terkait