Sriwijaya FC kembali harus berhadapan dengan Arema FC di babak 8 besar turnamen Piala Presiden 2018, Minggu (4/2) mendatang di stadion Manahan Solo. Kedua tim ini selalu bertemu usai babak penyisihan grup di 2 perhelatan Piala Presiden sebelumnya.

Di edisi Piala Presiden perdana, di babak semifinal yang dimainkan di Solo (11/10/2015), SFC sukses mengalahkan Arema dengan skor 2-1 dan hasil tersebut sukses membawa laskar wong kito lolos ke partai puncak setelah di leg pertama bermain imbang 1-1 di Malang. Laga ini sendiri harus dimainkan di stadion Manahan Solo karena SFC gagal menjamu Singo Edan di Palembang dikarenakan tengah terkena kabut asap.

Namun Arema FC sukses membalasnya di edisi kedua Piala Presiden 2017. Pertemuan terjadi bukan di semifinal melainkan babak 8 besar yang juga dimainkan di venue yang sama. Gol tunggal Adam Alis di awal babak kedua sukses memastikan Arema menyingkirkan SFC, Minggu (26/2/2017) lalu. Menariknya, Adam kini justru sudah berseragam SFC.

Pelatih SFC, Rahmad Darmawan mengaku pihaknya telah siap bertemu tim yang juga pernah dibesutnya beberapa musim silam ini. “Saya sudah katakan ke seluruh pemain bahwa kualitas tim yang lolos ke 8 besar lebih baik dari babak penyisihan lalu. Bertemu Arema tidak akan mudah karena mereka tidak terlalu banyak merombak timnya sehingga gaya bermainnya akan tetap sama,” ujarnya saat ditemui usai sesi latihan di stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Rabu (31/1) sore.

Selain itu, eks pelatih timnas ini meminta anak asuhnya untuk melupakan semua catatan pertemuan kedua tim sebelumnya. “Saya pikir kita tidak perlu melihat ke belakang karena semuanya bisa saja terjadi nanti. Tetapi saya akan menjadikan laga ini sebagai simulasi untuk kompetisi nanti, melawan Arema FC di Solo sama seperti laga away karena saya tahu bermain di Solo para suporternya (Aremania) pasti akan mendominasi nantinya,” bebernya.

RD juga menyatakan pihaknya juga enggan memikirkan bakal absennya 2 pilar Arema FC, Thiago Furtuoso dan Arthur Cunha nantinya. “Kami tidak akan fokus ke tim lawan, karena siapapun pemainnya Arema FC tetap akan berbahaya. Saya akan lebih menyiapkan diri bagaimana nantinya tim SFC dan seluruh pemain bisa bermain sesuai dengan skema yang kita persiapkan,” pungkasnya.

Artikel Terkait