PALEMBANG — Pertemuan Sriwijaya FC melawan Semen Padang di laga perdana kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 punya arti spesial bagi Teja Paku Alam. Penjaga gawang laskar wong kito ini akhirnya untuk pertama kalinya akan bermain di depan kampung halamannya sendiri.

Menurut alumni SFC U21 ini, dirinya memang pernah beberapa kali mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuannya di depan publiknya sendiri. “Setidaknya 2 kali saya gagal bermain bersama SFC di Padang, yang pertama saat masih di U21 karena tiba-tiba dipanggil ke tim senior,” jelas pemain kelahiran Painan, kabupaten yang berjarak 2 jam dari ibukota Sumbar ini.

Lalu musim lalu ketika penampilannya mulai menanjak, Teja kembali gagal bermain di stadion H Agus Salim karena terkena sakit. “Saya juga bingung dan sedih saat itu, karena ketika itu sangat ingin bermain untuk membantu tim. Namun pasti ada hikmahnya, kini semoga saja di kesempatan ketiga ini saya bisa memberikan yang terbaik buat SFC,” ungkapnya.

Diakuinya, di Padang sendiri cukup banyak sanak kerabatnya yang akan menonton laga derby Sumatera ini. “Ada juga keluarga dari Painan yang akan menonton, tentu saya bebaskan mereka mendukung tim mana nantinya,” tambahnya.

Selama di Padang, Teja sendiri sempat menjamu pemain SFC makan siang bersama di rumah makan milik neneknya. “Sebenarnya sudah dari musim lalu nenek ingin mengajak pemain SFC makan disana, tapi baru musim ini kesampaian. Mohon doanya agar kami nanti mampu membawa poin dari Padang,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait