PALEMBANG — Mengatasi kebijakan pemerintah pusat dalam penundaa penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Provinsi Sumatera Selatan selama 4 bulan, Alex Noerdin mengatakan akan melakukan beberapa penundaan pekerjaaan yang tidak terlalu penting.

Menurutnya, kebijakan tersebut sebagai konsekuensi terhadap penundaan DAU yang baru akan dibayar 4 bulan. “Insya Allah yang di prioritas ya di prioritas. Yang ditunda itu biaya perjalanan, rapat, dan lainnya. Yang bisa ditunggu bahkan bisa di batalkan” ungkapnya.

Ditegaskan dia juga jika gaji pegawai tidak akan terganggu oleh penundaan DAU ini terutama untuk pembangunan infrastruktur yang menjadi penunjang Asian Games 2018. “Infrastruktur fisik apalagi untuk penunjang Asian Games tetap jadi prioritas, Gaji tidak akan di potong tapi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP)  masih akan disesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada,” tegasnya.

Senada dengan Kepala Bapedda Sumsel, Ekowati Retna Ningsih mengatakan, untuk mengatasi kebijakan DAU pemerintah provinsi Harus mencari dana pengganti untuk melakukan kegiatan. “Ini bukan pemangkasan tapi penundaan, jadi pemprov harus cari solusi, harus ada dana cadangan. Jika DAU cair nanti akan dibayar” jelasnya.

Ditambahkannya, Kebijakan DAU tidak berdampak bagi gaji pegawai. ” Ya kalau tidak bisa dapat dana tersebut kita duduk bersama dengan pihak ketiga, karena kondisi pemerintah  seperti ini, itu akan di pending pembayaran, selain itu kita sedang nyusun APBD perubahan kita sudah melihat draf perpres yang telah turun, dan kita sudah lihat, jadi kita sesuaikan dengan draf perpres,” tutupnya. (juniara)

RelatedPost