PALEMBANG —- Mengingat semakin tingginya curah hujan pada bulan Oktober 2016 ini, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan memastikan Relawan Taruna Siaga Bencana  (Tagana) siap menghadapi bencana alam seperti longsor dan banjir.
Kepala dinas sosial provinsi Sumsel Apriyadi, senin (17/10) mengatakan saat ini ada sekitar 800 relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) diberbagai kabupaten/kota yang telah diinstruksikan untuk meningkatkan kesiagaannya menghadapi kemungkinan terjadinya bencana seperti banjir dan longsor.

Dijelaskannya, kesiagaan itu dimaksud agar sewaktu-waktu jika ada bencana maka Tagana sudah siap memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

“Keberadaan relawan Tagana tersebut harus siap selalu pada saat masyarakat membutuhkan dengan waktu yang cepat,” jelasnya.

Sedangkan untuk beberapa daerah yang rawan mengalami bencana banjir dan tanah longsor yakni Palembang, Pagaralam, Kabupaten Ogan Ilir,  Musi Rawas, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur,  Empat Lawang,serta Muara Enim akan terus menjadi perhatian utama relawan Tagana.

“Sehingga diharapkan jika  terjadi musibah bencana alam bisa ditanggulangi dengan cepat dan tidak menimbulkan masalah sosial berkepanjangan,” kata dia.

Selanjutnya nanti para relawan Tagana baik diprovinsi maupun yang berada di daerah yang tergolong aman terjadi bencana alam, bisa dikondisikan untuk diperbantukan ke daerah yang mengalami bencana.

” Secara umum sejauh ini wilayah Sumsel pada musim hujan, masih dalam kategori ringan, namun meskipun demikian pihaknya berupaya menyiapkan bantuan secara maskimal bersama Dinas Sosial di tingkat kabupaten/kota jika terjadi bencana alam,” tutupnya (juniara)

Related Post