PALEMBANG — Sriwijay FC tampil menggila di laga kandang terakhirnya di kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 saat menjamu Persegres Gresik, Minggu (5/11) sore di stadion Madya Bumi Sriwijaya Palembang. Tidak hanya meraih poin penuh, namun Alberto Goncalves dkk tampil meyakinkan dan mencukur lawannya dengan skor telak 10-2.

Dua pemain laskar wong kito yakni Beto dan Slamet Budiono bermain gemilang dengan sama-sama mencetak hattrick. Sementara Tijani Belaid dan Hilton Moreira masing-masing menyumbangkan 2 gol.

Pelatih SFC, Hartono Ruslan menyebut anak asuhnya sejak awal memang punya motivasi ekstra sebelum laga ini digelar. “Kami tahu tim belum memberikan kado untuk ultah SFC kemarin, selain itu Presiden SFC juga berulang tahun hanya beberapa hari sebelum laga ini. Dan kami persembahkan kemenangan ini untuk keduanya, selain itu kami ingin juga memberikan penghormatan untuk suporter yang sepanjang musim selalu setia mendampingi kami,” jelasnya usai pertandingan.

Selain itu, Hartono menyebut bahwa di laga seluruh pemain bermain sangat efektif dan mampu menyelesaikan seluruh peluang. “Mungkin sore ini harinya SFC dan hampir setiap peluang yang kita dapat selalu bisa berbuah gol. Selain itu kami manajemen juga terus mensupport agar SFC tetap menunjukkan permainan yang terbaik walau kompetisi sudah akan berakhir dan tidak akan banyak berpengaruh di klasemen,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Alberto Goncalves yang menyebut kemenangan ini sebagai penebus buruknya penampilan SFC di musim ini. “Kami harus membalas semua dukungan yang sudah ditunjukkan, walau sebenarnyaw target tim iniss sebenarnya adalah juara. Melawan Persegres, kami semua fokus dan ingin menjaga nama baik SFC sebagai tim besar di Indonesia,” ujarnya.

Dengan torehan ini, Beto juga sukses memperpanjang catatan golnya di Indonesia. “Sejak di Persipura, saya selalu bisa bikin gol di atas 20 gol setiap musimnya. Dengan hattrick ini saya berharap di laga terakhir nanti bisa menambahnya agar catatan itu tetap terjaga,” bebernya.

Sementara itu, pelatih Persegres Hanafi menyebut anak asuhnya memang kualitasnya berada dibawah SFC. “Kami sudah berusaha yang terbaik, kami juga tadi sempat menunjukkan asa ketika mampu memperkecil ketertinggalan saat skor 2-1, namun memang lawan lebih baik sore ini,” jelasnya.

April Hadi, pemain Persegres sendiri menyebut skor telak ini tidak akan membuatnya dan seluruh tim mundur. “Kami sudah sepakat untuk tetap menyelesaikan kompetisi ini apapun kondisinya, tadi seluruh pemain telah berusaha tapi hasilnya harus memang lawan lebih baik,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait