Nasib sial harus dialami skuad Sriwijaya FC saat lawatan ke Bandung, Kamis (28/4) sore untuk persiapan laga perdana kompetisi Indonesian Soccer Championship (ISC) akhir pekan ini melawan Persib Bandung. Penerbangan ke Bandung yang seharusnya bisa ditempuh selama 1 jam 20 menit mendadak berubah menjadi jauh lebih lama karena alasan cuaca buruk.

Awalnya, Achmad Jufrianto dkk sudah diperkirakan mendarat di bandara Hussein Sastranegara Bandung pada pukul 16.35 WIB. Namun dikarenakan bandara Hussein Sastranegara Bandung ditutup karena cuaca buruk, maka skuad SFC dan penumpang lainnya dialihkan ke bandara Soekarno Hatta Cengkareng Jakarta.

“Sebenarnya pesawat sempat berputar-putar hampir selama 20 menit di Bandung, namun setelah menunggu lebih dari setengah jam dan tidak ada perubahan cuaca, maka pilot memutuskan untuk membawa penumpang ke bandara Jakarta terlebih dulu,” jelas sekretaris tim SFC, Achmad Haris saat dikonfirmasi Kamis (28/4) sore.

Sementara itu, salah seorang pemain senior SFC, Supardi mengaku tidak terlalu mempermasalahkan hal ini dan memahami keputusan pilot. Pemain yang belakangan kerap dipasang sebagai kapten tim ini juga menjelaskan bahwa kejadian ini juga sudah pernah dialaminya sebelumnya. “Kemarin saat dari Pekanbaru, juga pernah seperti ini. Tentu yang dilakukan pilot murni untuk kepentingan seluruh penumpang, kalau terus berputar-putar tanpa ada kepastian bisa saja bahan bakarnya habis di udara,” jelasnya.

Pelatih SFC, Widodo C Putro menegaskan bahwa hal ini meski sedikit menganggu namun tidak akan mengurangi fokus timnya menghadapi Persib Bandung, Sabtu (30/4) besok di stadion Jalak Harupat Bandung. “Tidak ada masalah karena ini memang diluar kendali kita dan tentu saat di pesawat pilotlah yang bertanggung jawab,” ujarnya singkat.

Setelah menunggu hampir 2,5 jam di bandara Soetta Jakarta, rombongan SFC akhirnya kembali melanjutkan perjalanan dan tiba di Bandung pada pukul 19.50 WIB.

Artikel Terkait