laskarwongkito.com — Nasib naas dialami skuad Sriwijaya FC saat akan bertolak pulang dari Serui menuju Palembang, Senin (21/11) pagi. Buruknya cuaca di perairan Papua membuat rombongan laskar wong kito yang terbagi dalam 2 kapal speed boat harus terpecah berai.

Bahkan salah satu rombongan yang berisi 14 orang terdiri dari trio pelatih Widodo C Putro, Hendro Kartiko dan Keith Kayamba, beberapa pemain plus offisial harus terdampar di pulau tak berpenghuni karena kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin.
Kejadian ini pun sempat membuat khawatir dan pihak Basarnas Biak juga sampai turun tangan. Karena terlambat tiba di bandara Biak, rombongan kedua tersebut akhirnya gagal berangkat karena pesawat sudah lebih dulu terbang dan praktis harus menunggu hingga hari Selasa (22/11) untuk dapat pulang ke Palembang.

Awalnya, rombongan SFC direncanakan pulang ke Palembang dengan menggunakan kapal Eksspres Bahari seperti saat kedatangan pertama. Kapal yang bermuatan 150 orang ini memang tergolong cukup besar dan mampu memberikan rasa nyaman selama 7 jam perjalanan dari Biak ke Serui.

Namun ternyata, kapal ini hanya beroperasi pada hari Selasa hingga Sabtu sehingga manajemen SFC harus mencari alternatif lainnya. Dan pilihan kapal speed boat juga digunakan beberapa tim lain yang bertandang ke Serui seperti Persela Lamongan,  Barito Putera, Persegres Gresik United dll sehingga SFC akhirnya mengambil opsi ini. (dedi)

RelatedPost