PALEMBANG — Maraknya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) membuat Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kota Palembang mengambil tindakan dengan memberikan pelatihan kepada Para pengurus rukun tetangga (RT).

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kota Palembang, Ir.H.M Tabhrani, MM mengatakan, pelatihan ini sangat perlu dilakukan agar pengurus RT bisa berperan aktif dalam menanggulangi kasus KDRT.

“Pengurus RT merupakan ujung tombak pemerintahan, mereka yang mengetahui situasi dan kondisi warganya,” jelasnya, Selasa (21/02).

Lebih lanjut ia mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk mencegah dan mengatasi apabila terjadinya KDRT di lingkungan masyarakat pengurus RT yang memiliki pengetahuan bisa membantu menyelesaikannya.

“Apabila tidak selesai ditingkat RT, baru silakan diteruskan ke pihak berwajib, yang lebih penting bukan menyelesaikan masalah, tetapi mencegah terjadinya KDRT itu sendiri,” kata dia.

Sementara itu Kepala Bidang Perlindungan Perempuan Hastuti menjelaskan, Pelatihan ini telah diberikan kepada para Ketua RT di 8 Kecamatan terlebih dahulu.

“Kita akan melibatkan Kepolisian, WCC, untuk memberikan pelatihan bagaimana cara mengatasi dan mencegah bila terjadinya KDRT di lingkungan mereka,” tukasnya. (juniara)

Artikel Terkait