Ada yang berbeda saat Sriwijaya FC menggelar sesi latihan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Senin (15/2) pagi. Usai latihan, Firman Utina dkk dibawa oleh pelatih fisik laskar wong kito, Troy Medicana ke sisi lapangan untuk melaksanakan krioterapi.

“Terapi batu es atau krioterapi memang sengaja kita lakukan karena belakangan ini sudah menggelar latihan fisik yang cukup berat,” jelas eks pelatih Surabaya United ini.
Secara bergantian, punggawa laskar wong kito masuk ke dalam 4 gentong yang sudah berisi air dan balok es. “Terapi es ini juga untuk mencegah cedera, karena bagaimanapun lebih baik mencegah daripada mengobati,” jelasnya.

Menurutnya, berendam di air yang suhunya mendekati titik beku ini bakal mempercepat pelarutan timbunan asam laktat dalam otot yang terbentuk akibat latihan fisik berat. “Jika asam laktat berlebihan, kerja otot bakal terganggu, walaupun pada mulanya es terasa membekukan, kalian akan merasa jauh lebih enak setengah jam kemudian,” bebernya.

Sementara itu, diakui Troy kondisi fisik seluruh pemain SFC kini terus meningkat. “Untuk tes fisik, sebelum saya datang sudah dilaksanakan 2 kali dan sebenarnya ingin dilakukan sekali lagi. Namun padatnya agenda tim membuat kita harus mengatur ulang program fisik,” tambahnya.

Namun berdasarkan pengamatannya dalam beberapa sesi latihan terakhir, fisik dan kebugaran seluruh pemain mengalami peningkatan yang cukup signifikan. “Mereka mampu bermain secara stabil dalam game internal dan kondisinya sudah lebih baik bila dibandingkan dengan fisik saat pertama kali berkumpul dulu,” pungkasnya.

Artikel Terkait