PALEMBANG  — Misi kebangkitan yang diusung Sriwijaya FC saat menjamu Perseru Serui (27/7) sore di stadio Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang dipastikan tidak akan mudah. Pasalnya, hingga saat ini skuad laskar wong kito masih buta dengan kekuatan tim lawan.

Namun, pelatih SFC Widodo C Putro mengaku sudah mempelajari gaya bermain sang lawan saat bertanding melawan Arema Cronus (23/7) kemarin. Menurutnya, meski kalah telak dari tuan rumah Arema Cronus, namun tim asal Papua ini punya kemampuan yang tidak bisa dianggap remeh.

“Mereka punya gaya bertahan yang kompak dan seperti tim asal Papua lainnya punya kecepatan, di babak kedua melawan Arema terlihat Perseru pun sangat merepotkan,” ujar pelatih asal Cilacap ini. Selain itu, WCP pun mengaku tidak terlalu mengenal baik sosok Hanafi, pelatih yang sekarang menangani Perseru.

“Beliau adalah pelatih yang sangat senior dan jauh diatas saya. Namun saya pribadi mengesampingkan semua itu dan lebih fokus mempersiapkan tim SFC, semua kesalahan sewaktu melawan Persela tidak boleh terjadi lagi. Laga ini sangat penting buat kami untuk mengembalikan kepercayaan diri dan agar tidak terlalu jauh tertinggal di klasemen sementara,” tambahnya.

Sosok striker asing Perseru, Gako Amadou juga dianggapnya sebagai penyerang berbahaya dan wajib diwaspadai anak asuhnya nanti. Selain itu, kapten tim Arthur Bonai juga menjadi sosok lain yang cukup berperan penting di dalam skuad Kuda Laut Orange ini. “Striker asingnya punya kemampuan dan penguasaan bola, sementara kapten timnya sangat mobile di lini tengah,” tambahnya.

Sementara itu, meski masih tercecer di peringkat 5 klasemen sementara Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, manajer SFC Nasrun Umar menyatakan pihaknya tetap optimis dapat memperbaiki posisi sebelum putaran pertama berakhir. “SFC masih punya 6 pertandingan tersisa sebelum putaran pertama berakhir, kami tidak boleh kalah lagi dan mengamankan semua laga kandang, termasuk juga kala melawan Arema nanti. Tapi sekarang fokus kami menghadapi Perseru terlebih dulu, dengan kerja keras dan dukungan dari seluruh masyarakat Sumsel maka hal itu bisa terwujud nanti,” ungkapnya. (dedi)

RelatedPost