Nasib sial belum menjauhi Sriwijaya FC pada perhelatan turnamen Piala Presiden 2015. Setelah mengalami sederet masalah saat proses keberangkatan tim dari Palembang, kini hal serupa menerpa Titus Bonai saat akan menggelar sesi latihan di stadion Gajayana Malang, Senin (7/9) pagi.

Bus yang disediakan panpel untuk transportasi menuju stadion Gajayana mendadak mati saat tiba di hotel Ijen Suites yang menjadi tempat penginapan 3 kontestan grup B Piala Presiden. ” Busnya sebenarnya sudah tiba sejak pukul 6 pagi, sejam sebelum jadwal keberangkatan tim untuk latihan. Namun entah kenapa menurut keterangan sopir, bus tidak mau distarter dan mogok,” jelas Rizal Darmawan, pengurus SFC yang mendampingi tim selama di Malang.

Tidak ingin terganggu, manajemen SFC dibantu Liasion Officer dari Mahaka Sports akhirnya mengambil inisiatif untuk menyewa angkot sebagai alternatif transportasi tim menuju stadion Gajayana. “Untung jarak dari hotel menuju stadion Gajayana tidak terlalu jauh sehingga sesi latihan tetap bisa berlangsung dengan lancar,” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih SFC Beny Dollo menjelaskan bahwa saat ini fokus dirinya bersama seluruh pemain adalah memenangkan pertandingan melawan Persela Lamongan di laga terakhir grup B Piala Presiden, Rabu (9/9) besok.

“Meski hasil imbang katanya sudah cukup membawa SFC lolos, namun kami tetap mengincar kemenangan. Sekarang kami akan membenahi beberapa kekurangan di dalam tim yang terlihat saat melawan Arema (5/9) kemarin, terutama saat di babak pertama,” jelasnya.