Usai pengumuman evaluasi tim, manajer Sriwijaya FC Nasrun Umar langsung diberondong berbagai pertanyaan terkait proses pencoretan dan perekrutan pemain yang dilakukan. Apalagi dalam proses transfer kali ini, pihaknya banyak mengambil kembali pemain yang dulu pernah menjadi bagian tim kala menjuarai kompetisi Indonesian Super League 2011/2012.

Pemilihan perekrutan Firman Utina, M Ridwan, Supardi dan Ahmad Jufrianto yang pertama kali langsung ditanyakan awak media, apakah memang dilakukan dengan sistem paket yang dirumorkan. Namun ditegaskannya, bahwa proses perekrutan sendiri tidaklah bersamaan dan keempat pemain eks Persib tersebut direkrut dalam waktu yang berbeda-beda.

“Tetap satu persatu, cuma memang sebuah kebetulan saja kalau Supardi dan M Ridwan selama ini selalu bermain bersama-sama. Jajaran manajemen sendiri mengaku bahwa alotnya proses transfer yang membuat kami akhirnya terlambat untuk mengumumkan hasil evaluasi ini,” ujar Nasrun seraya menyebut proses negosiasi seluruh pemain yang direkrut ini memakan waktu sekitar 2 bulan lamanya.

Menurutnya, saat pertama kali bertemu pihaknya pun belum berbicara banyak mengenai negosiasi dan lebih fokus silaturahmi. “Mungkin karena baru pertama, jadi chemistry-nya belum nyambung, namun wajar sebab belum kenal. Baru di pertemuan berikutnya sudah mencair dan saya menganggap mereka sebagai adik sendiri,” ujar Nasrun.

Soal adanya kesan kurang baik dari beberapa pihak terkait kepergian mereka dulu dari SFC, Nasrun menganggap bahwa wajar jika semua orang pernah melakukan kesalahan. “Mereka kita rekrut karena memang kebutuhan tim dan tidak serta merta langsung diputuskan. Saya juga sudah ajak bicara secara pribadi dan akhirnya mereka mau bergabung kembali,” tambahnya.

Kembalinya keempat pemain tersebut plus Thiery Gauthesi yang juga pernah berseragam kuning-hijau SFC seolah membuktikan janji dari manajer anyar SFC, Nasrun Umar yang sebelumnya menyebutkan akan memboyong si anak hilang guna mengembalikan karakter juara di dalam tim. “Perekrutan pemain baru merupakan hasil evaluasi menyeluruh antara jajaran manajemen dengan jajaran pelatih serta murni untuk kepentingan tim. Namun memang kita sadar bahwa SFC juga butuh pemain dengan karakter juara dan leadership di lapangan, semoga kehadiran mereka membuat kita lebih baik lagi,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumsel ini.

 

Artikel Terkait